Berfikir Plus Plus
Foto : Ruangan Podcast DCorbuzier

Melihat anaknya terlihat hampir putus asa, sang ibu dengan mengepalkan dua tangan sambil digerakkan maju mundur di depan dadanya terus berteriak memberikan support , " Ayo sayang, kamu bisa ! Kamu bisa ! Kuatkan kakimu untuk terus berlari ! Ayo ! Ayo ! "


Nampak mata anak itu berbinar, seakan mendapatkan suntikan doping ia kembangkan bahu, tarik nafas, dan berlari sekuat tenaga hingga akhir batas garis finish.


Berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow, teori X dan teori Y Douglas McGregor maupun teori motivasi kontemporer, arti motivasi adalah 'alasan' yang mendasari sebuah perbuatan yang dilakukan oleh seorang individu. 

Seseorang dikatakan memiliki motivasi tinggi dapat diartikan orang tersebut memiliki alasan yang sangat kuat untuk mencapai apa yang diinginkannya dengan mengerjakan pekerjaannya yang sekarang. Berbeda dengan motivasi dalam pengertian yang berkembang di masyarakat yang sering kali disamakan dengan 'semangat', seperti contoh dalam percakapan "saya ingin anak saya memiliki motivasi yang tinggi". Statemen ini bisa diartikan orang tua tersebut menginginkan anaknya memiliki semangat belajar yang tinggi. Maka, perlu dipahami bahwa ada perbedaan penggunaan istilah motivasi di masyarakat. Ada yang mengartikan motivasi sebagai sebuah alasan, dan ada juga yang mengartikan motivasi sama dengan semangat. (wiki)


Entah motivasi itu dipahami sebagai sebuah alasan atau semangat, keduanya memiliki peran kuat bagi mukmin dalam mengarungi kehidupan di dunia dan merengkuh kemuliaan di akhirat.

Do'a seorang hamba Robbana atina fiddunya hasanah, wafil akhirati hasanah, waqina adzabannar ( Ya Tuhanku, berilah kami kebaikan di dunia dan di akhirat, serta jagalah kami dari siksa neraka ), tentulah harus diimbangi dengan aktifitas riil berupa keyakinan kuat dan amal sholih.


عَنْ كُلَيْبِ بْنِ حَزْنٍ ، قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : يَا قَوْمِ اطْلُبُوا الْجَنَّةَ جَهْدَكُمْ ، وَاهْرُبُوا مِنَ النَّارِ جَهْدَكُمْ ، فَإِنَّ الْجَنَّةَ لَا يَنَامُ طَالِبُهَا ، وَإِنَّ النَّارَ لَا يَنَامُ هَارِبُهَا ، أَلَا إِنَّ الْآخِرَةَ الْيَوْمَ مُحَفَّفَةٌ بِالْمَكَارِهِ ، وَإِنَّ الدُّنْيَا مُحَفَّفَةٌ بِالشَّهَوَاتِ


Rasulullah SAW bersabda, “Wahai umatku, mencarilah surga dengan segala daya upaya kalian dan larilah dari neraka neraka dengan semua kekuatan kalian. Sesungguhnya pencari surga itu tidak tidur. Demikian pula dengan neraka: orang yang ingin terhindar darinya juga tidak tidur. Ingatlah, bahwa surga itu dikelilingi berbagai hal yang tak disukai, sedangkan neraka dikelilingi dengan hal - hal yang menyenangkan." HR Thabrani



Agar termotivasi, seorang mukmin hendaklah mempelajari dan memahami tentang keutamaan surga, kenikmatan apa saja yang disediakan Allah Ta'ala bagi ahli surga kelak. Demikian juga tentang neraka, sifat neraka dan berbagai macam jenis siksaan yang ada didalamnya.  Kesemuanya dapat mukmin lakukan dengan mengaji Al Quran dan Al Hadist.


Memotivasi diri dengan kalimat - kalimat inspiratif


Susunan kalimat berupa ungkapan atau quote yang mengandung pengertian baik/hikmah terbukti mampu mendorong seseorang bangkit dari keterpurukan. Dengan selalu berkata pada kalimat positif, fikiran pun akan selalu berprasangka baik, atau sebaliknya saat fikiran senantiasa berhusnudzon billah , berimbas pada ucapan baik yang keluar dari lisan dan gerak tubuh yang khusyu' dan tuma' ninah.


Diceritakan seorang kiai bernama Nurhasan suatu ketika berkata para santrinya dengan sangat yakin, bahwa suatu saat nanti bangunan masjid akan megah, bertingkat, dan tinggal klik byar ! lampu akan menyala terang benderang. Sebagian santri yang mendengar hanya senyum, jauh panggang dari api. Sementara saat itu, tempat mengaji yang sempit terbuat dari gedhek (anyaman bambu) dengan atap berlobang - lobang, serta penerangan hanya sebuah ublik ( penerangan apidari kaleng bekas dan sumbu kain ). 


Keyakinan yang kuat, dengan tetap tawadu', tawakkal dan usaha keras, pada akhirnya memperlihatkan bukti nyata keberhasilan.


Saat ini dapat disaksikan di desa Gading Mangu Kecamatan Perak Kabupaten Jombang Jawa Timur, di tempat dimana Kiai Nurhasan berkata saat itu sekarang telah berdiri bangunan masjid dan pondok yang megah. Dengan penerangan lampu yang hanya tinggal klik byar !  


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي وَأَنَا مَعَهُ حِينَ يَذْكُرُنِي فَإِنْ ذَكَرَنِي فِي نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِي نَفْسِي وَإِنْ ذَكَرَنِي فِي مَلَإٍ ذَكَرْتُهُ فِي مَلَإٍ خَيْرٍ مِنْهُمْ وَإِنْ اقْتَرَبَ إِلَيَّ شِبْرًا اقْتَرَبْتُ مِنْهُ ذِرَاعًا وَإِنْ اقْتَرَبَ إِلَيَّ ذِرَاعًا اقْتَرَبْتُ إِلَيْهِ بَاعًا وَإِنْ أَتَانِي يَمْشِي أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً


Dari Abu Hurairah dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah 'azza wajalla berfirman; Aku bersama dengan persangkaan hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku akan bersamanya selama ia berdzikir (berdoa) kepada-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam dirinya maka Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku, jika ia mengingat-Ku dalam sekumpulan orang maka Aku akan mengingatnya dalam sekumpulan yang lebih baik dan lebih bagus dari mereka. Jika ia mendekat kepada-Ku satu jengkal maka Aku akan mendekat kepadanya satu hasta, jika ia mendekat kepada-Ku satu hasta maka Aku akan mendekat kepadanya satu depa, dan jika ia mendatangi-Ku dengan berjalan maka Aku akan mendatanginya dengan berlari."


يَـٰبَنِىَّ ٱذْهَبُوا۟ فَتَحَسَّسُوا۟ مِن يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلَا تَا۟يْـَٔسُوا۟ مِن رَّوْحِ ٱللَّهِ ۖ إِنَّهُۥ لَا يَا۟يْـَٔسُ مِن رَّوْحِ ٱللَّهِ إِلَّا ٱلْقَوْمُ ٱلْكَـٰفِرُونَ


Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir". [Surat Yusuf (12) ayat 87]
 

Saat Abu Bakar begitu down di kondisi kritis dikejar-kejar kaum kafir dan hingga akhirnya bersembunyi di dalam sebuah gua yang sempit, sementara gerombolan pengejar mondar mandir berada atas dan sekitar gua, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan ketenangan dan semangat kepadanya : Laa tahzan ! Jangan susah ! Allah bersama kita.

Sebuah pepatah berbunyi 
علق همتك في الثريا وان كان رجلك تحت الثرى 

Gantungkan cita-citamu pada bintang sturaya, meskipun kakimu tertancap pada tanah.


 إن الصعابَ في الحياةِ أمورٌ نسبيةٌ ، فكلُّ شيءٍ صَعْبٌ جداً عند النفسِ الصغيرةِ جداً ، ولا صعوبة عظيمةً عند النفسِ العظيمةِ ، وبينما النفسُ العظيمةُ تزداد عظمةً بمغالبةِ الصِّعابِ إذا بالنفوس الهزيلةِ تزداد(تبسمُ) 

Sesungguhnya kesulitan dalam hidup ini hanya sebatas nisbi (tidak nyata),Semua urusan yang sangat sulit tatkala pada jiwa yang kecil. Tiada urusan yang besar bagi jiwa yang besar, jika berjiwa besar maka semakin besar jika dihadapi dengan jiwa yang ringkih.

"man jadda wajada" (Barangsiapa yang sungguh-sungguh pasti akan mendapatkannya)    

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama