Pererat Silaturahim, Warga LDII Bumiwonorejo Gelar Kerja Bakti Malam Hari di Masjid Al Muttaqin Nabire

Pererat Silaturahim, Warga LDII Bumiwonorejo Gelar Kerja Bakti Malam Hari di Masjid Al Muttaqin Nabire

Semangat Gotong Royong di Jantung Nabire

Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Kelurahan Bumiwonorejo menunjukkan aksi nyata dalam merawat kerukunan antarwarga melalui kegiatan silaturahim yang dikemas dalam bentuk kerja bakti massal. Bertempat di lingkungan Masjid Al Muttaqin, Nabire, Papua Tengah, pada Sabtu (18/4), puluhan warga berkumpul untuk melakukan pembenahan fasilitas ibadah secara sukarela dan penuh kekompakan.

Agenda yang dilaksanakan pada malam minggu pekan ketiga April ini bukan sekadar rutinitas kebersihan biasa. Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi warga LDII di wilayah Bumiwonorejo untuk memperkuat jalinan persaudaraan sekaligus memastikan kesiapan sarana prasarana masjid menjelang perayaan hari besar Islam yang akan datang. Kehadiran Ketua DPW LDII Papua Tengah, H. Nuryadi, di tengah-tengah warga memberikan dorongan moral dan menunjukkan urgensi dari kegiatan kolektif tersebut.

Strategi Kerja Bakti di Malam Hari

Ada pemandangan menarik dalam pelaksanaan kerja bakti kali ini. Alih-alih dilakukan pada pagi hari seperti lazimnya, warga justru memilih waktu usai salat Isya berjamaah untuk memulai aktivitas. Fokus utama mereka meliputi pengecatan pagar, pembersihan dinding masjid, hingga perbaikan intensif pada area tempat penyembelihan hewan kurban. Pemilihan waktu malam hari ini ternyata didasari oleh pertimbangan logis terkait kondisi geografis dan kenyamanan para sukarelawan.

“Kita mengadakan kerja bakti di malam hari supaya suasana lebih tenang, santai, dan nyaman. Selain itu, di siang hari saat ini cuaca cukup panas sehingga kurang kondusif untuk bekerja,” ujar Ketua PAC LDII Bumiwonorejo, Edi Sartono.

Langkah ini terbukti efektif. Di bawah sorot lampu masjid, warga terlihat antusias memegang kuas dan alat pertukangan tanpa harus terganggu oleh teriknya matahari Papua. Diksi 'santai namun pasti' menggambarkan bagaimana pengecatan pagar dan tembok masjid diselesaikan dengan detail yang rapi.

Membangun Rasa Memiliki Terhadap Fasilitas Ibadah

Selain aspek estetika, misi utama dari gerakan ini adalah menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap fasilitas publik, khususnya rumah ibadah. Masjid Al Muttaqin dipersiapkan sedini mungkin agar mampu menampung aktivitas jamaah dengan lebih representatif, terutama area penyembelihan hewan yang menjadi titik sentral saat momen Idul Adha nanti.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap fasilitas ibadah. Harapannya, masjid menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman digunakan oleh masyarakat,” lanjut Edi Sartono.

H. Nuryadi selaku Ketua DPW LDII Papua Tengah memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif warga Bumiwonorejo. Menurutnya, kontribusi nyata masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan adalah cerminan dari keberhasilan pembinaan karakter yang selama ini diupayakan organisasi. Kerja bakti ini pun ditutup dengan sesi ramah tamah yang hangat, mempertegas fungsi masjid bukan hanya sebagai tempat sujud, melainkan juga pusat konsolidasi sosial dan keharmonisan warga.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.

Lebih baru Lebih lama