Sinergi Strategis Demi Peningkatan Kualitas Dakwah dan Moderasi Beragama
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam menjalin kerja sama yang erat dengan instansi pemerintah. Hal ini dibuktikan melalui kunjungan silaturahmi yang dilaksanakan ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bandung pada Senin (16/3/2026). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut bertujuan untuk memperkuat tali persaudaraan sekaligus merancang kolaborasi berbagai program keagamaan yang akan datang.
Rombongan pengurus LDII dipimpin langsung oleh Ketua DPD LDII Kabupaten Bandung, Didin Suyadi. Kedatangan mereka disambut dengan baik oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bandung, Ramlan Rustandi, bertempat di kantor Kemenag yang berlokasi di Baleendah. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua pihak untuk saling bertukar pikiran terkait tantangan pembinaan umat di wilayah tersebut.
Pemaparan Capaian Program Kerja Bersama
Dalam audiensi tersebut, Didin Suyadi memaparkan sejumlah keberhasilan program kerja sama yang telah dilaksanakan oleh LDII dengan dukungan teknis dari Kementerian Agama. Salah satu program unggulan yang disoroti adalah pelatihan da’i dan da’iyah yang telah sukses membina sekitar 200 peserta. Para peserta tersebut tidak hanya mendapatkan ilmu dakwah, tetapi juga memperoleh sertifikat pembinaan resmi dari Kemenag sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi mereka.
Selain fokus pada penguatan tenaga pendidik agama, LDII juga memberikan perhatian khusus pada pembinaan generasi muda melalui pelatihan tilawah Al-Quran. Program ini menargetkan pemuda dengan usia maksimal 30 tahun guna mencetak generasi qori dan qoriah berkualitas yang mampu melantunkan ayat suci Al-Quran dengan tajwid dan irama yang benar.
“Pembinaan generasi muda dan peningkatan kualitas dakwah menjadi bagian penting kontribusi LDII dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis di masyarakat,” ungkap Didin Suyadi.
Persiapan Musyawarah Daerah (Musda) VIII
Lebih lanjut, Didin juga menyampaikan rencana strategis organisasi ke depan, yakni pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) VIII LDII Kabupaten Bandung yang dijadwalkan akan dihelat pada Mei 2026 mendatang. Musda ini dirancang sebagai wadah untuk mengevaluasi efektivitas program kerja yang telah berjalan, sekaligus menyusun arah kebijakan organisasi untuk periode berikutnya agar lebih relevan dengan perkembangan zaman.
Sebagai langkah persiapan menuju Musda tersebut, LDII berencana untuk menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD). LDII secara khusus mengharapkan kehadiran narasumber dari Kementerian Agama Kabupaten Bandung untuk memberikan pandangan dan arahan yang selaras dengan kebijakan pemerintah terkait moderasi beragama.
Apresiasi dan Harapan Kementerian Agama
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bandung, Ramlan Rustandi, menyambut positif berbagai inisiatif yang dipaparkan oleh pengurus LDII. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pelaksanaan Musda VIII dan berharap forum tertinggi di tingkat daerah tersebut dapat melahirkan keputusan-keputusan yang maslahat bagi organisasi dan masyarakat luas.
“Yang terpenting, hasil Musda bisa diimplementasikan dengan baik,” ujar Ramlan Rustandi.
Kunjungan ini diakhiri dengan harapan besar bahwa sinergi antara LDII dan Kementerian Agama akan semakin solid ke depannya. Fokus utama dari kerja sama berkelanjutan ini adalah untuk mewujudkan program pembinaan umat yang inklusif serta memperkokoh nilai-nilai moderasi beragama di seluruh wilayah Kabupaten Bandung. Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan keagamaan LDII juga dapat dipantau melalui platform resmi organisasi di https://www.ldiisampit.or.id/.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.