Resep 5 Syarat Kerukunan
Mewujudkan Kehidupan yang Indah di Dunia dengan Akhlak, Kesabaran, dan Kepedulian Sosial
Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa lepas dari ketergantungan dengan manusia lainnya. Hubungan yang baik menjadi kunci utama dalam mewujudkan kehidupan yang sejahtera, damai, dan penuh keindahan di dunia.
Kerukunan tidak hadir secara otomatis, melainkan harus diusahakan dan dirawat bersama. Berikut lima syarat kerukunan yang dapat dijadikan resep praktis membangun harmoni sosial.
1 Menampilkan Bicara yang Baik dan Benar
Kerukunan dimulai dari lisan. Setiap perkataan, pahit maupun manis, hendaknya disampaikan dengan sopan santun, enak didengar, serta menjunjung tata krama dan unggah-ungguh.
Dalam budaya Jawa dikenal prinsip papan–empan–adepan: menyesuaikan tempat berbicara, isi pembicaraan, dan memahami lawan bicara.
2 Memiliki Watak Jujur dan Amanah
Kejujuran melahirkan kepercayaan, sedangkan amanah menjaga hubungan sosial tetap kokoh. Orang yang jujur akan mudah dipercaya dan mampu menjaga kepercayaan orang lain.
3 Banyak Sabar dan Berani Mengalah
Perbedaan tidak dapat dihindari. Sikap shobar, berani mengalah, keporo ngalah, hingga dalam rebutan pun memilih mengalah, menjadi kunci menjaga persatuan.
Mengalah bukan tanda kelemahan, melainkan wujud kedewasaan dan kebijaksanaan.
4 Tidak Saling Merusak
Kerukunan tidak akan terwujud jika masih ada sikap saling merusak, baik merusak diri sendiri, harta benda, hak asasi, maupun kehormatan sesama.
5 Saling Memperhatikan dan Menjaga Perasaan
Membiasakan husnudzon billah dan menjauhkan diri dari suudzon, dendam, sakit hati, dengki, penghinaan, serta sikap meremehkan.
Dengan menjaga perasaan, kekompakan dan persaudaraan akan terus terpelihara.
