
YOGYAKARTA. Bank Syariah Indonesia (BSI) gencar mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk menembus pasar global melalui program ekspor dan peningkatan literasi keuangan. Langkah ini diambil mengingat potensi UMKM yang sangat besar, mencapai 65 juta atau sekitar 40 persen dari total penduduk Indonesia.
BSI Jadi Mitra Strategis UMKM
BSI menegaskan komitmennya untuk mempermudah akses layanan bagi UMKM, berkolaborasi dengan berbagai stakeholder termasuk Kementerian UMKM dan Kementerian Perdagangan.
“Karena potensinya yang begitu besar maka BSI secara aktif ikut andil dan berkontribusi sebagai mitra,” ujar Vice President Small Medium Enterprise (VP SME) BSI Nana Suryana saat memberikan materi Workshop Generasi Tangguh Finansial Dari Literasi Keuangan ke Bisnis Online Kreatif yang digelar DPP LDII pada Minggu (23/11).
Sinergi dengan Pemerintah dan Program UMKM Go Ekspor
BSI aktif mendukung program-program kewirausahaan dan program pemerintah, termasuk menjadi narasumber pelatihan dan pendampingan bisnis.
“Kami terus berkolaborasi, bersinergi dengan stakeholder seperti Kementerian UMKM. Ada beberapa program yang kami support, seperti sebagai narasumber pelatihan ataupun pendampingan bisnis matching untuk memenuhi kebutuhan pendanaan pengembangan usaha UMKM,” jelas Nana.
Kerja sama dengan Kementerian Perdagangan melalui program UMKM Bisa Ekspor membuka peluang bagi UMKM untuk memperluas pasar hingga ke mancanegara.
”Program ini disiapkan untuk para UMKM yang punya kapasitas dan kapabilitas untuk melakukan ekspor di beberapa negara. Saat ini, Kemendag memiliki atase di 33 negara. Dari atase ini, BSI berdiskusi kira-kira produk apa saja yang bisa masuk ke negara tersebut,” ujarnya.
Fasilitasi UMKM hingga ke Pasar Internasional
BSI mengakurasi UMKM binaan yang sesuai dengan produk yang dibutuhkan di pasar internasional dan mempertemukan mereka dengan atase perdagangan secara online.
“Atase ini akan menangkap dan mencarikan buyers di luar negeri. Saat ini ada delapan negara yang kami fasilitasi untuk UMKM ini bisa melakukan pitching sampai ekspor ke luar negeri,” jelasnya.
Komitmen Dorong Entrepreneur Baru
BSI terus berkomitmen untuk mendorong terciptanya wirausahawan baru di Indonesia.
“Hal ini bertujuan meningkatkan pelayanan dalam menjadi mitra wirausaha bapak ibu sekalian,” pungkas Nana.
Workshop Generasi Tangguh Finansial yang diselenggarakan Departemen Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat (EPM) DPP LDII menjadi wadah penting dalam meningkatkan literasi finansial dan semangat kewirausahaan.