
Yogyakarta. DPP LDII menggelar workshop intensif tentang pemanfaatan media sosial untuk mendongkrak pendapatan dan membangun personal branding yang kuat. Pelatihan ini membekali peserta dengan strategi jitu untuk bersaing di era digital.
Panduan Praktis dari Ahli: Kuasai Pasar dengan Personal Branding
Workshop bertajuk "Generasi Tangguh Finansial Dari Literasi Keuangan ke Bisnis Online Kreatif" ini menghadirkan dua pakar digital marketing, Jefri Sumardiono dan Aria Nugraha. Mereka berbagi ilmu tentang "Panduan Bisnis Online untuk Mencapai Target Omzet Penjualan".
Jefri Sumardiono menekankan pentingnya personal branding melalui media sosial, live streaming, dan retensi pelanggan. Menurutnya, penentuan product positioning yang tepat adalah kunci utama.
“Persaingan yang semakin ketat menuntut pelaku usaha untuk memahami karakter produk dan target pasar secara lebih mendalam. Ada jutaan seller di Shopee dan TikTok Shop, kita harus cari pembeda produk yang kita jual dengan orang lain,” paparnya.
TikTok Shop dan Program Afiliasi: Peluang Emas Generasi Muda
Aria Nugraha memandu peserta membuat akun TikTok Seller, mulai dari registrasi hingga memahami dashboard penjualan. Ia juga mengajarkan cara cepat menjadi afiliator TikTok atau Shopee.
“Materi program afiliasi melalui sosial media ini kami berikan untuk mengajarkan generasi muda agar dapat menghasilkan keuntungan dari hobinya menjelajah sosial media,” ujarnya.
Aria menambahkan, generasi muda harus memanfaatkan peluang ini agar tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen.
"Di era digital ini, kita punya ponsel dan medsos sama saja dengan kita punya aset untuk menghasilkan uang," jelasnya.
LDII Dorong Lahirnya Wirausaha Baru di Era Digital
DPP LDII berharap pelatihan ini dapat memicu lahirnya usaha-usaha baru di kalangan warganya. Dengan bekal ilmu digital marketing dan bisnis online, peserta diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan berkontribusi pada perekonomian. (zula)