Mengintip Wajah Masjidil Haram di Tahun 2030

Mengintip Wajah Masjidil Haram di Tahun 2030


Masjidil Haram, masjid terbesar dan tersuci di dunia, akan mengalami transformasi besar-besaran sebagai bagian dari Vision 2030 yang digagas Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammad bin Salman. Rencana ini bertujuan untuk "mengurangi ketergantungan Arab Saudi pada minyak, mendiversifikasi ekonominya, dan mengembangkan sektor pelayanan publik seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, rekreasi, dan pariwisata."

Ekspansi Masjidil Haram yang sedang berlangsung ini adalah yang ketiga yang dilakukan oleh pemerintah Saudi. Renovasi terakhir terjadi pada tahun 2015 setelah dikeluarkannya keputusan kerajaan oleh Raja Salman bin AbdulAziz Al Saud.

Meskipun belum ada video resmi yang menampilkan Masjidil Haram setelah renovasi rampung di 2030, berdasarkan rencana yang dipublikasikan, kita bisa memprediksi wujudnya nanti.

Kapasitas Jemaah Haji yang Meningkat Drastis: Masjidil Haram diperkirakan mampu menampung hingga 30 juta jemaah haji dengan selesainya proyek perluasan. Angka ini adalah peningkatan signifikan dibanding kapasitas saat ini yang menampung sekitar 2.5 juta jemaah haji.


Mengintip Wajah Masjidil Haram di Tahun 2030


Arsitektur Modern yang Fungsional:  Selain perluasan fisik, renovasi Masjidil Haram juga akan mencakup pembaruan infrastruktur.  Desain modern yang fungsional  diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan jemaah haji dan umrah.  Beberapa pembaruan yang direncanakan termasuk penggunaan pendingin ruangan terpusat, penambahan eskalator untuk memudahkan perpindahan jemaah, dan pembangunan fasilitas pendukung lainnya.

Pelayanan Haji dan Umrah yang Lebih Baik:  Dengan perluasan dan peningkatan infrastruktur, diharapkan pelayanan haji dan umrah menjadi lebih baik.  Hal ini mencakup kemudahan akses bagi jemaah, kemudahan dalam menjalankan ibadah, serta peningkatan pelayanan kesehatan dan keamanan.

Berdasarkan informasi yang beredar, berikut beberapa pembaruan yang akan terjadi pada Masjidil Haram di tahun 2030:

  • Luas Bangunan Meningkat: Total area Masjidil Haram akan bertambah dua pertiga menjadi sekitar 1,5 juta meter persegi.
  • Ekspansi Mataf: Lantai tawaf akan diperluas dan jumlah lantai akan ditingkatkan menjadi enam.
  • Penambahan Fasilitas: 63 hotel menara akan dibangun serta pendingin ruangan terpusat akan dipasang di Proyek Wakaf Raja Abdulaziz.
  • Lantai Tambahan: Bangunan utama Masjidil Haram akan memiliki 4 lantai dengan rencana penambahan 2 lantai lagi di masa mendatang.
  • Peningkatan Akses:  Sedang dilakukan kajian untuk menghubungkan semua pelataran masjid dengan area Mataf melalui eskalator untuk memudahkan arus jemaah haji.

Transformasi Masjidil Haram di tahun 2030 tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas jemaah, namun juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas ibadah haji dan umrah. Proyek ini tidak hanya berfokus pada perluasan fisik Masjidil Haram, tetapi juga pengembangan kawasan di sekitarnya.  Rou'a Al Haram, perusahaan yang dibentuk khusus untuk mengawasi perluasan Masjidil Haram, ditugaskan untuk meningkatkan kualitas layanan di sektor perhotelan lokal dan pengembangan daerah sekitar Masjidil Haram menjadi salah satu contoh pengembangan terbaik di dunia.

Dengan perluasan dan pembaruan ini, Masjidil Haram diharapkan dapat menampung lebih dari 30 juta jemaah haji pada tahun 2030. 

Post a Comment

Previous Post Next Post