Allah SWT Menghendaki Baiknya Takwa Kalian Sebab Penyembelihan Hewan Kurban pada Idul Adha

Dengan kurban menjadikan persatuan dan kesatuan umat semakin erat. Bukan sebaliknya hanya karena persoalan sepele dalam pembagian daging kurban menjadikan kalian tidak rukun dan kompak. Sebab, Allah SWT tidak melihat jumlah atau jenis hewan yang dikurbankan, tetapi melihat niat dan ketakwaan di baliknya.

Idul Adha adalah salah satu hari raya besar umat Islam yang jatuh pada tanggal 10 Zulhijjah, bulan terakhir dalam kalender Islam. Idul Adha juga disebut sebagai Hari Raya Kurban, karena pada hari ini umat Islam yang mampu melakukan ibadah kurban, yaitu menyembelih hewan ternak seperti kambing, sapi, atau unta, dan mendistribusikan dagingnya kepada keluarga, tetangga, dan fakir miskin.

Ibadah kurban ini dilakukan sebagai bentuk mengikuti teladan Nabi Ibrahim a.s., yang bersedia mengorbankan putranya, Ismail, atas perintah Allah Swt. Namun, karena ketaatan dan kesabaran keduanya, Allah Swt. mengganti Ismail dengan seekor domba yang disembelih oleh Nabi Ibrahim a.s. sebagai kurban.


Allah Swt. berfirman dalam Al-Qur'an surat Al-Hajj ayat 37:


لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنْكُمْ ۚ كَذَٰلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ ۗ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِين

Artinya: "Tidaklah sampai kepada Allah daging-daging unta dan darahnya, tetapi yang sampai kepada-Nya ialah ketakwaan dari kamu. Demikianlah Allah telah menundukkan binatang-binatang itu untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik." 


Ayat ini menjelaskan bahwa tujuan utama dari ibadah kurban bukanlah sekadar menyembelih hewan dan membagi-bagi dagingnya, tetapi lebih dari itu adalah untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,, yaitu kesadaran untuk taat dan patuh kepada perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Dengan demikian, ibadah kurban merupakan salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt., mengucapkan syukur atas nikmat-Nya, dan berbagi dengan sesama makhluk-Nya. Ibadah kurban juga mengajarkan kita untuk berserah diri kepada kehendak Allah Swt., bersabar dalam menghadapi cobaan, dan berkorban demi kebaikan.

Dengan kurban menjadikan persatuan dan kesatuan umat semakin erat. Bukan sebaliknya hanya karena persoalan sepele dalam pembagian daging kurban menjadikan kalian tidak rukun dan kompak. Sebab, Allah SWT tidak melihat jumlah atau jenis hewan yang dikurbankan, tetapi melihat niat dan ketakwaan di baliknya.


Post a Comment

Previous Post Next Post