Pengajian Akhir Tahun LDII


SUKOHARJO - Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Tawangsari mengadakan kegiatan pengajian akhir tahun yang diikuti oleh remaja LDII se - Kecamatan Tawangsari, dilaksanakan di Halaman Masjid Al - Barokah Dukuh Boto, Desa Majasto, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (31/12/2022).

Kegiatan ini diikuti 150 remaja LDII se - Kecamatan Tawangsari, sedangkan pengamanan dilibatkan personil dari Senkom Mitra Polri.

Aris Budi Prasetyo selaku Ketua Remaja LDII Kecamatan Tawangsari, mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan pengajian akhir tahun, yang dilaksanakan oleh PC LDII Kecamatan Tawangsari dengan tema "Zona Nyaman di Akhir Zaman".

"Kami mengambil tema ini karena sekarang banyak orang - orang terlena di akhir zaman yang tidak sesuai, contohnya zona nyaman kemalasan sehingga kurang produktif dan generasi muda tidak bisa mengembangkan potensi dirinya," kata Aris.

Ia mengungkapkan pada kegiatan tersebut, diambil tema zona nyaman di akhir zaman dengan komunitas generasi penerus (generus) LDII se - Kecamatan Tawangsari agar bisa bersama - sama membuat lingkungan yang kondusif, untuk nantinya bersama - sama bisa menjadi generus yang  produktif. Karena memang tujuan acara tersebut untuk menjadikan generasi penerus LDII memiliki Tri Sukses Generus yaitu alim/Faqih, berakhlakul karimah dan mandiri.

"Tamu yang diundang kita undang dari Pembina LDII se - Kecamatan Tawangsari dan ada beberapa PAC yang kita undang yaitu PAC LDII Desa Majasto, PAC LDII Desa Jetis, PAC LDII Desa Dalangan, dan PAC LDII Desa Pojok," ujarnya.

"Kita juga kedatangan tamu karena kita disini di lingkup Sukoharjo wilayah selatan, ada tiga Pimpinan Cabang (PC), yaitu PC LDII Tawangsari, PC LDII Weru dan PC LDII Bulu, itu ada tim yang bertugas untuk monitoring kegiatan di masing - masing PC agar berjalan dengan lancar. Salah satu tamu undangannya adalah Ketua Pembina Penggerak Generus (PPG) yang memberikan banyak nasehat - nasehat yang intinya agar generasi LDII di akhir tahun ini tidak terjerumus kemaksiatan karena mengikuti kegiatan - kegiatan dari luar yang tidak bermanfaat," pungkasnya. (bayu)