pengajian akhir tahun ldii


KOTA BATU – Beragam kegiatan dilakukan generasi muda untuk menyambut pergantian tahun, diantaranya keliling kota, menyalakan kembang api atau petasan. Bahkan ada pula yang merayakannya dengan kegiatan negatif seperti pergaulan bebas, minum-minuman keras hingga pesta narkoba. 

Pengurus LDII Kota Batu berkomitmen untuk mencetak generasi berdaya melalui pengajian akhir tahun 2022 di Pondok Pesantren (Ponpes) Baitul A’la Aljawiyyu di Jalan Argopuro, RT 7 RW 5 Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu Sabtu (31/12) malam. 

Tak ingin generasi muda melakukan hal negatif saat perayaan malam tahun baru 2023, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Batu menggelar pengajian akhir tahun 2022 bertajuk pemuda berdaya Kota Batu berjaya di Pondok Pesantren (Ponpes) Baitul A’la Aljawiyyu di Jalan Argopuro, RT 7 RW 5 Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu. Dalam pelaksanaannya, kegiatan dimulai sejak pukul 15.00 WIB Sabtu (31/12) sampai dengan pukul 03.00 WIB Minggu (1/1). 

Kegiatan dimulai dengan pengajian, pengarahan dari Kapolres Batu, materi wawasan kebangsaan dari Bakesbangpol dan tausiah dari pengurus hingga penampian opera dari generasi muda LDII Kota Batu. Berita Lainnya:  Sangu Lengkap Tutup Tahun 2022 Ketua LDII Kota Batu, Yusron Ubaidillah menyampaikan bahwa agenda rutin pengajian akhir tahun 2022 yang dilakukan LDII Kota Batu untuk menjauhkan generasi muda dari kegiatan negatif dalam merayakan tahun baru. 

“Melalui kegiatan ini kami ingin generasi muda LDII melakukan hal positif dalam merayakan pergantian tahun baru. Lewat pengajian akhir tahun ini tujuannya agar generasi muda dituntut agar menerapkan aqidah Islam, bukan hanya saat kegiatan tapi dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Yusron kepada Malang Posco Media, Sabtu (31/12) malam. 

Sementara itu, Kapolres Batu, AKBP Oskar Syamsuddin turut hadir dalam kegiatan memberikan apresiasi pengajian akhir tahun yang diikuti oleh ratusan generasi muda LDII Kota Batu. Dimana saat ini lebih banyak anak muda yang memilih bersenang-senang dalam merayakan tahun baru. “Kami sangat mengapresiasi pemuda LDII Kota Batu yang ikut dalam pengajian akhir tahun ini. Pasalnya di tengah perkembangan jaman dan pergaulan bebas, semua pemuda LDII Kota Batu masih bisa bertahan dengan akidah dan sesuai syariat Islam yang ada. Kami harapkan anak-anak muda LDII jadi contoh bagi pemuda yang merayakan tahun baru dengan hal negatif,” paparnya. 

Disampaikan oleh Badrut bahwa generasi muda harus cinta tanah air. Artinya anak muda harus mengabdi untuk bangsa dan negara. “Generasi muda harus cinta tanah air dan mengabdi untuk bangsa dan negara. Hal itu bisa ditunjukkan dalam Pemilu 2024. Dimana pemilih pemula bisa berpartisipasi mensukseskan Pemilu 2024. Dengan begitu generasi muda akan mencintai negeri dengan mewujudkan pemuda berdaya, kota berdaya, LDII bergaya,” pungkasnya.