Kunjungi LDII Tarakan, Pesan Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto Raih Sukses dengan Jaga Bakti kepada Orang Tua

Kunjungi LDII Tarakan, Pesan Wakil aketua MPR RI Yandri Susanto Raih Suskses dengan Jaga Bakti kepada Orang Tua


Tarakan (4/11). Wakil Ketua MPR H. Yandri Susanto menyempatkan diri berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukminun, Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara) sekaligus kantor LDII Kaltara. Ia bertandang di ponpes itu, di sela-sela kunjungan kerja membuka Festival Iraw Tengkayu XI, khas Suku Tidung di Kabupaten TanaTidung.

Dalam kunjungan tersebut Yandri memberikan motivasi dan wawasan kebangsaan di hadapan para santri pondok. Ia mengingatkan santri, bahwa dalam meraih sukses agar selalu menjaga bakti mereka kepada orang tua. “Saya ini anak petani bukan dilahirkan dari orang kaya, dan yang membuat saya berhasil seperti sekarang ini karena saya selalu minta doa restu dan berbakti kepada orang tua,” ujarnya kepada ratusan santri yang hadir.

Senada dengan Yandri terkait pembinaan generasi muda, Ketua DPW LDII Kaltara H. Zainuddin Al Amin menanggapi, LDII telah menerapkan Tri Sukses generasi penerus. “Yakni generasi muda yang memiliki pemahaman agama dan ilmu, sehingga akhlaknya baik, dan memiliki sikap kemandirian terutama secara ekonomi,” terangnya.

Lebih lanjut Yandri juga menekankan, santri meskipun berasal dari berbagai pelosok daerah, tidak perlu minder dengan daerah yang lebih maju. “Mungkin banyak santri yang berasal dari desa, orang tuanya petani, nelayan, atau guru. Jangan minder,” ujarnya.

Yandri mengungkapkan tips kunci meraih sukses lebih detail. Menurutnya ada lima kunci sukses. “Pertama, dekat kepada Allah SWT. Jika Allah sudah berkehendak, tidak ada yang bisa merintangi. Selalu dekat kepada Allah di manapun kita berada,” kata Yandri.

Kedua, santri harus menghormati dan mematuhi orang tua. “Jangan pernah melawan dan ingkar atau mungkar kepada orangtua. Ketiga, taat dan patuh kepada guru karena mereka yang membimbing kita,” katanya.

Keempat, ia menekankan, santri harus fokus dan cermat. Kalau tidak fokus dan tidak cermat, tidak mungkin sukses. “Jika ada orang yang berbicara harus fokus untuk menyimak apa yang dibicarakan. Tidak mungkin kita fokus terhadap dua hal lain secara bersamaan. Kalau para generasi muda ini tidak fokus dan cermat, saya yakin Indonesia dalam keadaan bahaya.”

Terakhir Yandri meminta kepada para peserta untuk memperbanyak silaturrahim, memperluas pergaulan. “Jangan kuper. Dekati orang-orang yang sukses dan mencari ilmu dari orang-orang yang berhasil lewat silaturrahim,” tandasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Yandri didampingi Pengurus Wilayah Muhammadiyah Kaltara H. Syamsi Sarman, Sekretaris DPW LDII H. Komarudin, dan Pimpinan Ponpes Al Mukminun H. Ishaq Maulana. (KIM)



0 Komentar