Audiensi, Kesbangpol Ajak LDII Bali Ikut Sukseskan G20

Kesbangpol Ajak LDII Bali Ikut Sukseskan G20

 

DENPASAR – Badan Kesbangpol Provinsi Bali menerima audiensi Pengurus DPW LDII Bali. Ketua DPW LDII Bali H Olih Solihat Karso melaporkan kegiatan LDII baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Bali.

Olih melaporkan hasil Munas IX LDII yang memilih KH Chriswanto Santoso sebagai Ketua Umum DPP LDII. Program delapan bidang pengabdian yang menjadi fokus LDII untuk bangsa juga disampaikan Olih.

Dosen ISI Denpasar itu mengungkapkan, LDII Bali selama 2022 banyak melaksanakan kegiatan, baik kegiatan mandiri maupun bekerjasama dengan berbagai instansi seperti TNI, Polri, Dinas Kesehatan, dan lembaga lainnya.

“LDII Bali berhasil mengumpulkan ribuan massa dalam menyalurkan vaksin Covid-19. Kami bekerjasama dengan Badan Intelijen Daerah (BINDA) Bali. Dalam pembinaan ideologi dan wawasan kebangsaan para dai, kami bekerjasama dengan Korem 163/Wira Satya,” jelas Olih.

Sementara untuk menyukseskan pelaksanaan Presidensi G20 di Bali, LDII menyatakan komitmen dan bersinergi menjaga kamtibmas. “Di bidang kesehatan, kami bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk mencegah stunting,” ungkap Olih.

Laporan dan kehadiran pengurus LDII Bali ini disambut hangat oleh Analis Kebijakan Ahli Muda Sub Koordinator Unit Substansi Organisasi Kemasyarakatan Badan Kespangpol Provinsi Bali, I Gusti Agung Komang Kusuma Astawa.

Gusti Agung mengapresiasi LDII Bali. Menurutnya LDII Bali telah menjadi ormas dengan tata kelola yang baik, dan selalu taat pada peraturan undang-undang dan pemerintah.

“Setiap ormas sebenarnya mempunyai kewajiban untuk menyampaikan laporan perkembangan organisasi dan kegiatannya setiap enam bulan sekali, tapi masih banyak ormas yang mengabaikannya. Kami berterima kasih karena LDII sudah bisa memberikan contoh yang baik dengan mentaati peraturan pemerintah,” terang Gusti Agung.

Gusti Agung mengajak LDII terus meningkatkan kerukunan hidup umat beragama di Bali dengan cara mempertahankan dakwah sejuk, dan menularkan moderasi beragama di Bali, sehingga LDII ikut mewujudkan ajeg Bali. Ajeg Bali merupakan nilai kekhasan masyarakat Bali yang ramah dan bersahabat.

“Saya yakin Islam agama yang moderat. Kalau tidak moderat, tidak mungkin Islam menjadi begitu besar dan di peluk jutaan orang di dunia,” imbuhnya.

Selanjutnya Gusti Agung mengajak warga LDII Bali ikut menyukseskan perhelatan G20 di Bali. “Jaga suasana Bali yang kondusif, jangan mudah terpancing provokasi dan berita bohong di media sosial yang bertujuan mengeruhkan suasana,” pungkasnya. (das)

0 Komentar