Jelang Muswil, LDII Kalsel Dibekali Ilmu Kamtibmas


muswil ldii kalsel


Banjarmasin, Kalsel (13/3) – LDII memiliki beberapa keunggulan diantaranya memiliki legalitas organisasi yang jelas; memiliki jaringan luas sampai tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa; anggotanya tersebar luas di penjuru nusantara, memiliki visi misi yang sama sehingga mudah digerakkan; dan memiliki anggota yang paham teknologi informasi.

Hal itu disampaikan Direktorat Binmas Polda Kalsel yang diwakili oleh Kasubdit Binpolmas, Kompol Deddi Daniel Siregar, S.H., M.H. pada pembekalan  sebelum Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-VII DPW LDII Kalsel yang dilaksanakan pada Sabtu (12/3) secara Hybrid.

Lebih jauh Dedi menjelaskan pentingnya kamtibmas di tengah-tengah masyarakat. Kamtimbas adalah suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan nasional dalam rangka tercapainya tujuan nasional yang ditandai oleh terjaminnya keamanan, ketertiban, dan tegaknya hukum.

“Terbinanya ketenteraman yang mengandung kemampuan membina serta mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat dalam menangkal, mencegah, dan menanggulangi segala bentuk pelanggaran hukum dan bentuk-bentuk gangguan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat” tandas Deddi.

Ketua Panitia Pelaksana Muswil LDII Kalsel, Ir. Anton Kuswoyo, SSi, MT menyampaikan bahwa pelaksanaan pembekalan ini dilakukan secara virtual menggunakan aplikasi zoom meeting, diikuti dari 16 titik lokasi studio mini di masing-masing DPD LDII Se-Kalsel dengan jumlah peserta kurang lebih 270 orang.

“Alhamdulillah dengan menerapkan teknologi informasi digital, pelaksanaan pembekalan tetap bisa dilakukan meskipun masih suasana Pandemi Covid 19. Walau tidak bisa berkumpul dalam satu lokasi, namun pembekalan secara virtual cukup efektif dan efisien” jelas pria yang akrab disapa Anton itu.

naan Muswil DPW LDII Kalsel ke-7 tanggal 20 Maret 2022 nantinya akan dilaksanakan secara hybrid, yakni ada yang offline dan ada yang online dari masing-masing kabupaten/kota.

“Peserta offline dibatasi hanya 150 orang saja, selebihnya online”, jelas Anton yang juga merupakan Ketua DPD LDII Tala. (kus)

0 Komentar