Setelah Libur 2 Tahun, LDII Kotim Kembali Gelar Pengajian Umum

 LDII Kotim Kembali Gelar Pengajian UmumLDII Kotim Kembali Gelar Pengajian Umum

Sampit, LDII. Setelah hampir dua tahun tidak mengadakan pengajian tatap muka karena pandemi Covid-19, Dewan Pimpinan Daerah LDII Kabupaten Kotawaringin Timur kembali menggelar pengajian umum di Masjid Barokah, jalan Gunung Slamet, Sampit, Minggu {13/2}.  

"Kondisi berangsur-angsur membaik, aktivitas masyarakat kembali normal berjaln seperti biasa. Kepedulian terhadap protokol kesehatan juga semakin tinggi. Dengan pertimbangan itulah, kami kembali menyelenggarakan pengajian umum LDII," kata Dasuki SPd , ketua LDII kabupaten Kotim.

Lebih lanjut Dasuki menuturkan, LDII memiliki program pengajian mulai dari DPP hingga PC/PAC. "Dilaksanakan secara kontinyu. Adapun waktunya menyesuaikan lokasi masing-masing. Di Sampit, pengajian umum kami agendakan sebulan sekali, biasanya di Minggu kedua," katanya.

Dasuki menghimbau agar warga tetap menjaga kerukunan, kekompakan, dan akhlakul karimah. "Dengan kerukunan dan kekompakan ibadah menjadi lebih nyaman dan lancar," tuturnya.

Sementara ketua forum muballigh LDII Sampit, Muhammad Siroj, saat menyampaikan materi Alquran  menjelaskan isi surah Al-Hasr ayat 18 – 20 yang intinya, tiap mukmin harus meningkatkan ketakwaan pada Allah, introspeksi diri tentang apa yang sudah dikerjakan untuk hari akhir. 

"Janganlah kita seperti orang-orang yang melupakan Allah, karena melupakan Allah berarti mengabaikan nasib diri sendiri di akhirat nanti. Dan itu adalah sifat orang-orang yang fasik," ucapnya

Muballigh Muhammad Ilham, menjelaskan bahwa keimanan dan ketakwaan harus kita buktikan dengan pembelaan harta dan tenaga. Setiap diri kita akan mati dan setelah mati putuslah semua amalan kecuali tiga perkara yaitu sodaqoh jariyah, anak yang sholeh, dan ilmu yang bermanfaat.

Dalam sesi penyampaiaan hadis, Dasuki menerangkan tentang haramnya syirik dan sihir. Ia sebutkan dalam Surah Luqman ayat 13, Luqman menasihati putranya agar jangan menyekutukan Allah. "Syirik merupakan dosa besar yang tidak diampuni Allah dan menyebabkan kekal di neraka," tegasnya.

Pengajian umum LDII diakhiri dengan nasehat penutup dari dewan pembina DPD LDII Kotim, H. Abdul Kholiq, ia mengajak warga untuk selalu mensyukuri nikmat hidayah dari Allah dengan cara mengaji dan mengamalkan Quran Hadis sampai ajalnya masing-masing. " Karena kewajiban manusia yang utama adalah beribadah kepada Allah dengan dasar Quran dan Hadis," tuturnya.

Materi utama adalah Alquran dan Alhadis dan nasehat dari pengurus. Pengajian diikuti oleh  sekitar 300 orang warga  dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. (Dwi Endah/PS)

 

0 Komentar