عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَضْحَكُ اللَّهُ إِلَى رَجُلَيْنِ يَقْتُلُ أَحَدُهُمَا الْآخَرَ يَدْخُلَانِ الْجَنَّةَ يُقَاتِلُ هَذَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيُقْتَلُ ثُمَّ يَتُوبُ اللَّهُ عَلَى الْقَاتِلِ فَيُسْتَشْهَدُ 
Dari Abu Huroiroh radliallahu 'anhu bahwa Rasululloh shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Alloh tertawa terhadap dua orang dimana yang satu membunuh yang lainnya namun keduanya masuk surga. Yang satu berperang di jalan Alloh hingga terbunuh. Kemudian Alloh menerima taubat orang yang membunuhnya lalu diapun (berperang) hingga mati syahid". HR Bukhori

Dunia ini panggung sandiwaraCeritanya mudah berubahKisah Mahabrata atau tragedi dari Yunani
Setiap kita dapat satu perananYang harus kita mainkanAda peran wajar dan ada peran berpura-pura
Mengapa kita bersandiwara?Mengapa kita bersandiwara?
Peran yang kocak bikin kita terbahak-bahakPeran bercinta bikin orang mabuk kepayangDunia ini penuh perananDunia ini bagaikan jembatan kehidupan
Mengapa kita bersandiwara?Mengapa kita bersandiwara?

Masih ingat dengan lirik lagu di atas ?  Tentu donk !  Siapa tak kenal dengan si kribo Achmad Albar dengan group band God Bless yang terkenal itu ? Konon kata Ian Antono sang maestro gitaris yang bikin not - not lagu Panggung Sandiwara, bahwa lirik lagu itu di tulis oleh Taufik Ismail tahun 1977 dipersiapkan untuk sebuah film yang dibintangi oleh Achmad Albar. Wahh... jadul banget ya !

Sementara Taufik Ismail sendiri adalah seorang maestro sastrawan yang buah karyanya telah memenuhi karya sastra di negeri ini. Diantaranya PUISI tahun 1966 yang berjudul DENGAN PUISI, AKU , melegenda di blantika musik jagad Indonesia dipopulerkan oleh grup BIMBO. Simak bait - bait puisi tersebut,
Dengan puisi aku bernyanyi
Sampai senja umurku nanti
Dengan puisi aku bercinta
Berbatas cakrawala
Dengan puisi aku mengenang
Keabadian Yang Akan Datang
Dengan puisi aku menangis
Jarum waktu bila kejam mengiris
Dengan puisi aku mengutuk
Nafas zaman yang busuk
Dengan puisi aku berdoa
Perkenankanlah kiranya   

Lirik Lagu dan  Puisi diatas sarat akan pesan moral yang bila di telaah lebih mendalam, akan kita dapatkan sebuah korelasi di kehidupan sesungguhnya, 'kehidupan nyata' , kehidupan di dunia ini. Kehidupan yang penuh dengan romantika, berputar laksana roda pedati. Acapkali orang berkata " Hidup itu adalah sebuah perjalanan, menempuh jalan yang tidak selalu lurus, ada kalanya berbelok. tidak selalu mulus adakalanya juga terjal, tidak selalu datar adakalanya naik atau turun ".  Seperti lagu, yang nada - nadanya berdinamika. Tapi bukankah dengan seperti itu menjadi indah dan enak untuk dinikmati ? 

MESKI INDAH, DUNIA HANYA SEBUAH PANGGUNG SANDIWARA
Bak fatamorgana, itulah dunia. Para musafir akan sering melihat fenomena demikian, nampak dikejauhan berkilau memberi harapan kesegaran air, namun hanya kosong saat mendekat dan tiba di titik tujuan.
وَمَا هَـٰذِهِ ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا لَهْوٌۭ وَلَعِبٌۭ ۚ وَإِنَّ ٱلدَّارَ ٱلْـَٔاخِرَةَ لَهِىَ ٱلْحَيَوَانُ ۚ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ 
Dan tidaklah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui. [Surat Al-Ankabut (29) ayat 64]

وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا لَعِبٌۭ وَلَهْوٌۭ ۖ وَلَلدَّارُ ٱلْـَٔاخِرَةُ خَيْرٌۭ لِّلَّذِينَ يَتَّقُونَ ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ 
Dan tidaklah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya? [Surat Al-An'am (6) ayat 32]

Dunia ini panggung sandiwaraCeritanya mudah berubah

Begitulah sifat dunia ! Maka berhati - hatilah !

JANGAN TERTIPU DENGAN DUNIA
"....... jamane jaman edan, sing ora edan ora bakal keduman. Nanging sak bejo-bejone wong edan, isih luwih bejo wong kang eling lan waspodo ......"
Mencebur di kehidupan dunia tak mungkin tidak terelakkan, yang perlu diingat adalah jangan sampai terlena dan terbuai hingga lupa diri. Lupa bahwa "didepan " masih ada yang dituju.  

... Dengan puisi aku mengenangKeabadian Yang Akan Datang ...


وَمَا هَـٰذِهِ ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا لَهْوٌۭ وَلَعِبٌۭ ۚ وَإِنَّ ٱلدَّارَ ٱلْـَٔاخِرَةَ لَهِىَ ٱلْحَيَوَانُ ۚ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ 
Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui. [Surat Al-Ankabut (29) ayat 64]

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمْ وَٱخْشَوْا۟ يَوْمًۭا لَّا يَجْزِى وَالِدٌ عَن وَلَدِهِۦ وَلَا مَوْلُودٌ هُوَ جَازٍ عَن وَالِدِهِۦ شَيْـًٔا ۚ إِنَّ وَعْدَ ٱللَّهِ حَقٌّۭ ۖ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا وَلَا يَغُرَّنَّكُم بِٱللَّهِ ٱلْغَرُورُ

Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah. [Surat Luqman (31) ayat 33]

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِنَّ وَعْدَ ٱللَّهِ حَقٌّۭ ۖ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا ۖ وَلَا يَغُرَّنَّكُم بِٱللَّهِ ٱلْغَرُورُ 
Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah. [Surat Fathir (35) ayat 5]

BALASAN BAGI YANG TIDAK TERPENGARUH DUNIA
Bagi mereka yang mampu menjaga diri dari kemaksiatan dan selalu beramal sholih, sedikitpun Alloh tidak akan menyia-nyiakannya. Pasti akan dibalas ! 

كُلُّ نَفْسٍۢ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ ۖ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ ٱلنَّارِ وَأُدْخِلَ ٱلْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا مَتَـٰعُ ٱلْغُرُورِ 
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. [Surat Ali-Imran (3) ayat 185]

TAK ADA YANG TAK MUNGKIN DIDUNIA
Boleh jadi seseorang hidup dalam kesengsaraan, tapi bukan tidak mungkin suatu saat ia berubah menjadi manusia mulia, berharta dan bertahta.
Boleh jadi seseorang hidup dalam kemuliaan, tapi bukan tidak mungkin suatu saat ia menjadi orang hina, nista dan dihimpit kemelaratan.

Boleh jadi seseorang menjadi 'ulama, tapi bukan tidak mungkin suatu saat ia menjadi jahat dan durhaka.

Boleh jadi seseorang berlumur dosa, tapi bukan tidak mungkin suatu saat ia bertaubat dan Alloh memasukkannya ke dalam surga.

Selagi "hidup", semua serba mungkin. Hendaklah kita senantiasa 'husnudzon billah' berprasangka baik kepada Alloh. ( simak kembali riwayat hadist di awal tulisan ini )

Tetap dalam 'keimanan' menetapi Islam, tidak terpengaruh dengan 'apapun' yang membuat jalan menuju surga 'terbendung'.  Buat Alloh tersenyum, karena amal sholih kita !

Semoga Alloh paring manfaat dan barokah.