TRIBUN-TIMUR.COM-Kawasan wisata Rumah adat atakkae terlihat ramai dengan kehadiran peserta pengajian outdoor yang diadakan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Wajo, Minggu (12/3/2017) pagi.

Begitu besar antusiasme pemuda LDII mengikuti acara ini dengan kehadiran peserta yang mencapai 200 orang.

Pengajian dilaksanakan sehari, materi-materi yang disampaikan antara lain pengkajian Al quran, ceramah agama, dan kegiatan outbound.

Baca: 100 Tenaga Pengajar Ikut Penyegaran Pembelajaran LDII Wajo

Baca: 28 Peserta Ikuti Pelatihan Humas dan IT LDII Sulsel di Gedung Tribun Timur

"Adanya acara pengajian ini dilaksanakan di kawasan wisata rumah adat atakkae, untuk lebih memperat tali silaturahmi dan kekompakkan antara pemuda LDII,"kata salah satu panitia, Hendrayani

Sementara itu, Ustad Herman dalam kajiannya menjelaskan tentang pentingnya etika dalam bermedia sosial, apalagi era keterbukaan informasi sekarang, agar pemuda bisa lebih bijak membaca dan membagi informasi.

Baca: LDII Dorong Ketahanan Informasi dalam Rangka Mendukung Ketahanan Nasional

Di tempat yang sama, pembina DPD LDII Kabupaten Wajo, Ansorullah menjelaskan perlunya akhlakul kharimah diterapkan dalam bermedia sosial, jangan mudah terpengaruh dan gampang menshare berita-berita yang sifatnya hoax.

Selain bertutur kata yang baik, juga di era sekarang supaya lebih bijak dalam tulisan di media sosial.

Di akhir acara, diadakan kegiatan outbound untuk lebih memupuk kebersamaan dan kekompakkan.(*)



Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul LDII Wajo Gelar Pengajian Outdoor di Kawasan Wisata Rumah Adat Atakkae, http://makassar.tribunnews.com/2017/03/13/ldii-wajo-gelar-pengajian-outdoor-di-kawasan-wisata-rumah-adat-atakkae.
Penulis: CitizenReporter
Editor: Anita Kusuma Wardana

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama