Pembinaan Karakter Sejak Dini di Masjid Baiturrohim
JAKARTA – Menjadikan masa libur sekolah sebagai ajang pengembangan diri yang bermanfaat, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Pondok Labu secara resmi menggelar program Asrama Liburan Sekolah yang sarat akan nilai edukatif. Berlangsung selama lima hari penuh, terhitung sejak Senin (29/6) hingga Jumat (3/7/2026), inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara LDII Pondok Labu, Yayasan Abdurrohim Jam’ani, serta Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Baiturrohim. Fokus utama dari perhelatan ini adalah menanamkan fondasi karakter profesional religius kepada puluhan pelajar di kawasan Jakarta Selatan.
Bertempat di Masjid Baiturrohim, Pondok Labu, Cilandak, kegiatan ini menarik antusiasme tinggi dengan kehadiran sekitar 60 peserta. Menariknya, peserta yang hadir mencakup berbagai rentang usia, mulai dari kategori anak usia dini, siswa Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).
Membangun Disiplin Melalui Pendekatan Interaktif
Ketua PAC LDII Pondok Labu, Hasbi Muhti, menegaskan bahwa momentum liburan sering kali terbuang tanpa aktivitas yang jelas jika tidak diarahkan dengan baik. Oleh karena itu, kurikulum asrama ini disusun secara spesifik untuk memadukan penguatan spiritual dan soft skills kepemimpinan. Para peserta tidak hanya mendalami ilmu agama (Alim Faqih), tetapi juga dilatih untuk disiplin dalam waktu salat, mahir membaca dan menulis huruf Arab, hingga mempraktikkan tata krama dalam kehidupan bersosial.
Proses transfer ilmu dilakukan melalui metode yang jauh dari kata membosankan. Melalui simulasi akhlak dan pendampingan intensif, setiap anak didorong untuk memiliki rasa tanggung jawab pribadi serta kemampuan bekerja sama dalam tim.
“Masa depan bangsa tidak ditentukan oleh seberapa banyak anak menguasai ilmu pengetahuan semata, tetapi oleh sejauh mana ilmu itu melahirkan akhlak, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab. Karena itu, setiap masa liburan harus menjadi kesempatan emas untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan,” ujar Hasbi Muhti saat ditemui di lokasi kegiatan.
Sinergi Lintas Sektor sebagai Kunci Keberhasilan
Hasbi Muhti meyakini bahwa pembentukan generasi unggul tidak bisa dilakukan secara parsial. Perlu ada benang merah yang kuat antara lingkungan rumah, tempat ibadah, dan lembaga pendidikan. Menurutnya, anak-anak yang tumbuh dengan bimbingan moral yang konsisten akan lebih siap menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks tanpa kehilangan jati diri sebagai seorang muslim.
“Kolaborasi adalah kunci. Ketika orang tua, masjid, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat berjalan searah, anak-anak akan tumbuh dalam lingkungan yang sehat, penuh keteladanan, dan memiliki fondasi moral yang kokoh. Dari sinilah lahir generasi profesional religius yang menjadi aset bangsa di masa depan,” tegas Hasbi Muhti dengan penuh keyakinan.
Program rutin tahunan ini diharapkan mampu terus bertransformasi menjadi ruang belajar yang inklusif sekaligus mempererat tali persaudaraan antar-generasi muda di lingkungan Pondok Labu. Seiring dengan target LDII dalam mencetak 'Generasi Profesional Religius', langkah konkret ini membuktikan bahwa pendidikan karakter di luar sekolah formal memiliki peran krusial dalam mencetak manusia yang kompeten secara intelektual namun tetap rendah hati secara moral.
Glossary Edukatif
- Profesional Religius: Konsep pengembangan sumber daya manusia yang menyeimbangkan antara keahlian duniawi (kompetensi) dengan keteguhan iman dan akhlak mulia.
- Alim Faqih: Istilah dalam pembinaan LDII yang merujuk pada individu yang memiliki pemahaman agama yang mendalam sekaligus mampu mengamalkannya dengan benar.
- PAC (Pimpinan Anak Cabang): Struktur kepengurusan organisasi LDII di tingkat kelurahan atau desa.
- DKM (Dewan Kemakmuran Masjid): Organisasi yang bertanggung jawab atas pengelolaan, pemeliharaan, dan kegiatan kemakmuran di sebuah masjid.
- Simulasi Akhlak: Metode pembelajaran praktik langsung mengenai tata krama, sopan santun, dan perilaku terpuji dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.