Semangat Itu Mengalahkan Rasa Lelah Kami
BAAMANG BARAT — Ketika tekad membara berpadu dengan harapan besar, lahirlah kekuatan yang kadang berada di luar dugaan. Ungkapan itu terasa begitu pantas disematkan kepada warga PAC LDII Kelurahan Baamang Barat yang dengan penuh semangat bergotong royong mengecor slub pondasi bangunan gedung sekolah pada malam hari selepas shalat Isya berjamaah, Senin (11/5/26).
Suasana malam yang biasanya tenang berubah menjadi penuh semangat kebersamaan. Dengan penerangan seadanya, para warga saling bahu membahu mengerjakan proses pengecoran. Ada yang mengangkut pasir, mencampur semen dan koral, hingga meratakan adonan ke dalam lubang pondasi.
Beberapa laki-laki tampak kompak mengaduk campuran pasir, semen, dan batu koral tanpa mengenal lelah. Keringat bercucuran, namun wajah mereka tetap memancarkan semangat dan rasa ikhlas.
“Ayo semangat, Lur!” teriak salah seorang warga, menyemangati rekan-rekannya yang terus bekerja tanpa henti.
Sorak kecil dan tawa sesekali terdengar, mencairkan rasa penat yang mulai menghampiri. Secangkul demi secangkul adonan dipindahkan ke lubang slub pondasi. Satu meter, dua meter, hingga tanpa terasa slub sepanjang kurang lebih 30 meter itu akhirnya terisi penuh.
Kebersamaan malam itu menjadi bukti nyata bahwa pekerjaan berat akan terasa ringan ketika dikerjakan bersama-sama. Tidak ada yang mengeluh, tidak ada yang menyerah. Semangat gotong royong menjadi energi yang mengalahkan rasa lelah.
Alhamdulillah, setelah pekerjaan selesai, rasa lega dan syukur terpancar dari wajah seluruh warga. Meski tubuh terasa letih, hati mereka dipenuhi kebahagiaan karena telah ikut berjuang mewujudkan pembangunan gedung sekolah yang nantinya diharapkan memberi manfaat besar bagi generasi penerus.
Semangat kebersamaan seperti inilah yang terus dijaga oleh warga PAC LDII Kelurahan Baamang Barat — semangat yang lahir dari kekompakan, keikhlasan, dan cita-cita mulia untuk masa depan yang lebih baik.
