{"@context":"https://schema.org","@type":"NewsArticle","headline":"Safari Ramadan MUI Gianyar dan LDII: Ikhtiar Memperkokoh Ukhuwah Islamiyah di Tengah Keberagaman Bali","description":"MUI Gianyar dan LDII memperkuat tali persaudaraan melalui Safari Ramadan untuk menjaga harmoni dan ukhuwah Islamiyah di tengah keberagaman masyarakat Bali.","image":[""],"datePublished":"2026-05-06T02:34:25.928Z","dateModified":"2026-05-06T02:34:25.929Z","author":{"@type":"Organization","name":"Redaksi LDII Sampit","url":"https://www.ldiisampit.or.id/"},"publisher":{"@type":"Organization","name":"LDII Sampit","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https://www.ldiisampit.or.id/favicon.ico"}},"mainEntityOfPage":{"@type":"WebPage","@id":"https://www.ldiisampit.or.id/safari-ramadan-mui-gianyar-dan-ldii-ikhtiar-memperkokoh-ukhuwah-islamiyah-di-tengah-keberagaman-bali"}}
GIANYAR – Dalam upaya mempererat tali persaudaraan antarumat Islam serta menjaga stabilitas harmoni di Pulau Dewata, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gianyar melakukan kunjungan silaturahim strategis ke warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Gianyar. Pertemuan yang dikemas dalam bingkai Safari Ramadan ini menegaskan komitmen kedua belah pihak untuk senantiasa memperkuat Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama Muslim) demi kemaslahatan umat yang lebih luas.
Menjaga Harmoni di Tengah Kemajemukan Gianyar
Kegiatan Safari Ramadan ini bukan sekadar kunjungan formalitas tahunan, melainkan menjadi jembatan komunikasi antara ulama dan ormas keagamaan. Di tengah keberagaman budaya dan agama di Bali, Gianyar menjadi salah satu wilayah percontohan di mana toleransi tetap terjaga berkat koordinasi aktif antara MUI dan lembaga keagamaan seperti LDII.
Safari Ramadan kali ini fokus pada penguatan pemahaman keagamaan yang moderat (wasathiyah) dan pentingnya kerja sama dalam bidang dakwah serta sosial. Pertemuan ini diharapkan mampu meminimalisir potensi gesekan horizontal serta mempertegas peran umat Islam dalam pembangunan daerah.
Apresiasi dari Kalangan Umat
Respons positif mengalir deras dari masyarakat serta simpatisan kedua organisasi. Pentingnya keberadaan organisasi keagamaan yang memberikan manfaat konkret bagi lingkungan sekitar menjadi poin utama yang disoroti dalam pertemuan tersebut. Kehadiran LDII sebagai bagian dari keluarga besar MUI diharapkan terus memberikan kontribusi positif dalam dakwah yang menyejukkan.
"Alhamdulillah, semoga keberadaan dan keberadaban LDII dapat dirasakan manfaat dan barokahnya oleh siapapun," ujar Angka Dwi Hadianto, salah seorang warga yang memberikan apresiasi atas sinergitas tersebut.
Melalui liputan khusus LDII TV, terlihat suasana keakraban yang kental selama acara berlangsung. Sinergi ini juga menjadi bukti nyata bahwa perbedaan cara pandang dalam organisasi bukanlah penghalang untuk bersatu di bawah panji Islam demi mewujudkan kerukunan yang berkelanjutan.
Langkah Strategis Dakwah Masa Depan
MUI Gianyar dan LDII sepakat bahwa tantangan dakwah ke depan akan semakin kompleks, terutama di era informasi yang begitu cepat. Oleh karena itu, kolaborasi dalam Safari Ramadan ini juga mencakup diskusi mengenai peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) santri dan warga agar memiliki ketahanan mental dan spiritual yang kuat.
Sinergi yang terbangun di Gianyar ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Indonesia, khususnya dalam mengelola keragaman dengan pendekatan silaturahim yang intensif dan tulus.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.