Sinergi Strategis LDII Lumajang dalam Mendukung Pembangunan Daerah
LUMAJANG — Jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Lumajang melakukan langkah strategis dengan menemui Bupati Lumajang, Indah Amperawati, di Ruang Mahameru pada Senin (4/5/2026). Pertemuan formal ini bertujuan untuk memperkenalkan struktur kepengurusan baru masa bakti 2026–2031 sekaligus menegaskan komitmen organisasi dalam mengawal dan menyukseskan berbagai program pembangunan di Kabupaten Lumajang.
Dalam audiensinya, Ketua DPD LDII Kabupaten Lumajang, Bambang Sarwo Edi, menyampaikan bahwa LDII memandang penting adanya kolaborasi lintas sektor antara organisasi kemasyarakatan (ormas) dan pemerintah daerah. Hal ini krusial guna memastikan pembinaan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) berjalan selaras dengan visi pemerintah daerah.
“Kami siap mendukung program pembangunan Kabupaten Lumajang sesuai kapasitas dan bidang pengabdian LDII,” ujar Bambang Sarwo Edi di hadapan Bupati.
Delapan Klaster Kontribusi LDII untuk Bangsa
Tak sekadar bersilaturahmi, Bambang juga memaparkan peta jalan pengabdian organisasi yang tertuang dalam "Delapan Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa". Program ini merupakan hasil dari kajian mendalam dan keputusan Munas LDII yang dinilai sangat relevan untuk diimplementasikan di tingkat daerah. Kedelapan klaster tersebut mencakup:
- Kebangsaan: Menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila dan cinta tanah air.
- Keagamaan: Dakwah yang menyejukkan dan inklusif.
- Pendidikan: Fokus pada karakter bangsa dan literasi.
- Kesehatan Herbal: Pemanfaatan sumber daya alam untuk kemandirian kesehatan.
- Ketahanan Pangan dan Lingkungan Hidup: Upaya menjaga ekosistem dan keberlanjutan pangan lokal.
- Ekonomi Syariah: Penguatan UMKM dan keuangan inklusif berbasis syariah.
- Teknologi Digital: Literasi digital yang bijak di tengah arus informasi.
- Energi Baru Terbarukan (EBT): Upaya adaptasi terhadap perubahan iklim dan krisis energi.
Guna mengoptimalkan kontribusi tersebut, DPD LDII Lumajang berencana memperluas jaringan organisasinya. Langkah nyata yang akan diambil dalam waktu dekat adalah pembentukan sejumlah organisasi otonom di bawah naungan LDII, seperti Wanita LDII, Pemuda LDII, hingga Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN).
“Pembentukan organisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi LDII bagi masyarakat dan pemerintah daerah,” lanjut Bambang Sarwo Edi.
Apresiasi dari Bupati Lumajang
Pertemuan ini juga menjadi momentum bagi LDII untuk melaporkan hasil Musyawarah Daerah (Musda) X LDII Lumajang serta hasil Musyawarah Nasional (Munas) X yang baru saja rampung di Jakarta pada April 2026. Bambang secara khusus menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Bupati Indah Amperawati atas dukungannya yang telah membuka langsung Musda LDII pada Februari lalu.
“Kehadiran Ibu Bupati saat Musda menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat,” tuturnya.
Merespons paparan tersebut, Bupati Indah Amperawati memberikan sambutan hangat. Beliau menegaskan bahwa pintu Pemerintah Kabupaten Lumajang akan selalu terbuka bagi ormas yang memiliki visi membangun dan memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat.
“Pintu selalu terbuka untuk LDII. Kapan pun, kami siap berkomunikasi dengan LDII,” tegas Indah Amperawati.
Audiensi yang turut didampingi oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Lumajang, Akhmad Faishol, ini ditutup dengan penyerahan buku laporan hasil Musda serta Surat Keputusan (SK) Kepengurusan DPD LDII Kabupaten Lumajang periode 2026–2031 sebagai bukti legalitas dan administrasi organisasi yang tertib.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.