MAGETAN – Sedikitnya 300 warga Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Magetan terjun langsung melakukan aksi kerja bakti massal di sepanjang jalur wisata Plaosan, pada Jumat (1/5/2026). Langkah konkret ini diambil untuk menjaga estetika kawasan serta memastikan kenyamanan para pelancong yang melintasi akses utama menuju destinasi populer, Telaga Wahyu.
Komitmen Menjaga Wajah Wisata Magetan
Ketua DPD LDII Magetan, H. Joko Pramono, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas sosial, melainkan manifestasi dari kepedulian organisasi terhadap kelestarian lingkungan publik. Jalur wisata yang bersih dipercaya mampu memberikan impresi positif bagi wisatawan, yang pada gilirannya akan berdampak pada ekonomi lokal.
“Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan, terutama jalur yang menjadi akses menuju kawasan wisata,” ujar H. Joko Pramono di sela-sela kegiatan.
Para relawan bergerak menyisir rute mulai dari Telaga Wahyu hingga persimpangan Tiga Singolangu. Fokus utama mereka tidak hanya pada pengangkutan sampah plastik, tetapi juga pembersihan sisa material tanah dan puing bangunan yang menumpuk di bahu jalan. Penumpukan material ini seringkali menjadi keluhan karena mempersempit ruang jalan dan membahayakan pengendara.
Normalisasi Saluran Air yang Tersumbat
Di tengah aksi tersebut, tim menemukan persoalan krusial di lapangan. Terdapat penyumbatan saluran air yang cukup parah akibat endapan tanah dan material bangunan sepanjang kurang lebih 50 meter. Kondisi drainase yang mampet ini berisiko memicu luapan air ke badan jalan saat hujan deras turun, yang mempercepat kerusakan aspal.
Menanggapi temuan tersebut, LDII Magetan tidak tinggal diam. Organisasi ini berencana segera mengambil langkah taktis untuk berkoordinasi dengan otoritas terkait guna penanganan yang lebih permanen.
- Koordinasi intensif dengan Pemerintah Kecamatan Plaosan.
- Pelaporan teknis kepada instansi dinas terkait di wilayah Kabupaten Magetan.
- Penyuluhan berkala kepada warga sekitar mengenai pentingnya drainase yang lancar.
Plaosan, dengan udara sejuk dan pemandangan alamnya, merupakan aset berharga bagi Magetan. Melalui gerakan kolektif ini, LDII Magetan menaruh harapan besar agar kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga fasilitas publik terus tumbuh. Lingkungan yang asri bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan warisan bersama yang harus dijaga oleh setiap elemen masyarakat demi kenyamanan dan keselamatan bersama.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.