Weda Hendragiri kembali dipercaya untuk menakhodai Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Wonogiri setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang berlangsung khidmat di Rumah Makan Alami Sayang, Wonogiri, pada Jumat (17/04/2026). Kemenangan mutlak ini menegaskan tingginya kepercayaan dari berbagai perguruan pencak silat di bawah payung organisasi terhadap kepemimpinan Weda dalam periode sebelumnya.
Amanah Besar dan Komitmen Memajukan Prestasi
Terpilihnya kembali Weda Hendragiri bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan representasi dari keinginan kolektif seluruh perguruan silat di Wonogiri untuk menjaga kesinambungan program. Dalam sambutannya usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Weda menyampaikan apresiasi mendalam atas soliditas yang ditunjukkan oleh rekan-rekan sejawatnya di dunia persilatan.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh perguruan atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada saya. Mari kita bersama-sama terus bergotong royong, bersinergi, dan berkomitmen untuk memajukan IPSI Wonogiri agar lebih berprestasi dan solid ke depannya," ujar Weda Hendragiri.
Ia menekankan bahwa tantangan ke depan akan semakin dinamis, terutama dalam mempersiapkan atlet-atlet lokal agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi, baik di kancah regional maupun nasional.
Dukungan Penuh dari IPSI Jawa Tengah
Forum tertinggi organisasi ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua IPSI Jawa Tengah, H. Sutiyono. Dalam arahannya, Sutiyono memuji kelancaran jalannya musyawarah yang mencerminkan semangat kekeluargaan khas pendekar. Namun, ia juga menitipkan tanggung jawab besar bagi pengurus baru untuk mengeksplorasi lebih dalam potensi bibit-bibit atlet yang ada di wilayah Wonogiri.
"Kami berharap IPSI Wonogiri di bawah kepengurusan yang baru ini dapat terus meningkatkan capaian prestasi, baik di tingkat regional maupun nasional. Potensi atlet di Wonogiri sangat luar biasa dan perlu terus dikembangkan," ungkap H. Sutiyono.
Harapan ini sejalan dengan target provinsi Jawa Tengah dalam memperkuat basis atlet pencak silat dari daerah-daerah penyangga guna mempertahankan dominasi di level nasional.
IPSI Wonogiri Jadi Teladan Tata Kelola Olahraga
Apresiasi tidak hanya datang dari internal organisasi silat, tetapi juga dari otoritas olahraga kabupaten. Ketua KONI Kabupaten Wonogiri, Sungkono, secara terbuka menyebut IPSI Wonogiri sebagai salah satu cabang olahraga (cabor) teladan di wilayahnya. Hal ini merujuk pada kedisiplinan organisasi dalam mengelola administrasi sekaligus mencetak prestasi nyata di lapangan.
"IPSI Wonogiri telah membuktikan diri sebagai salah satu organisasi olahraga yang sangat baik. Hal ini terlihat dari bukti nyata keaktifan dalam pembinaan prestasi atlet serta tertibnya administrasi dan tata kelola organisasi," tutur Sungkono dalam arahannya.
Ke depannya, dengan kepengurusan yang lebih segar dan terstruktur, IPSI Wonogiri diharapkan mampu mempertahankan kesinambungan program kerja. Sinergi antara pembinaan atlet, tertib administrasi, dan dukungan penuh dari seluruh perguruan menjadi modal utama bagi Weda Hendragiri untuk membawa pencak silat Wonogiri ke era keemasan yang baru.