Optimisme Baru LDII Menyongsong Dinamika Global
Ketua Umum Terpilih DPP LDII periode 2026-2031, Dody Taufiq Wijaya, secara resmi memaparkan arah baru kepemimpinannya dalam ajang Silaturrahim Syawal yang dihelat DPW LDII Banten pada Sabtu (18/4/2026). Bertempat di Gedung Serbaguna LDII Serang, acara ini menjadi momentum krusial bagi organisasi untuk memperkenalkan visi fresh look yang lebih lincah dan adaptif terhadap tantangan geopolitik global yang kian kompleks.
Dody menekankan bahwa kepengurusan mendatang akan menonjolkan karakter organisasi yang trengginas dan agile. Di hadapan ratusan tokoh yang hadir, ia juga menyelipkan pesan penting bagi seluruh warga LDII agar tidak mudah terprovokasi oleh arus informasi di media sosial, melainkan harus tetap mengedepankan kebijaksanaan dalam bertindak.
Sinergi Lintas Sektor dan Kehadiran Tokoh Nasional
Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan internal, melainkan sebuah simpul silaturrahim lintas sektoral. Tercatat, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto turut hadir bersama deretan kepala daerah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat Banten lainnya. Kehadiran para stakeholder ini mempertegas posisi LDII sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.
Sebagai langkah konkret pasca-amanah baru, Dody mengungkapkan bahwa prioritas utamanya adalah memperkuat jejaring komunikasi dengan berbagai pihak. Hal ini dianggap vital untuk memastikan eksistensi organisasi memberikan dampak nyata.
“Langkah awal pada minggu pertama setelah diamanahi itu adalah menyambung silaturrahim kembali dengan para stakeholder dan tokoh ormas maupun tokoh agama yang sudah terjalin dengan baik,” ujar Dody Taufiq Wijaya.
Implementasi Quick Win dan Delapan Klaster Pengabdian
Dalam forum tersebut, Dody juga mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran pengurus dari tingkat pusat hingga Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang telah menyukseskan perhelatan Munas X LDII di Jakarta Timur pada awal April lalu. Keberhasilan Munas yang berlangsung kondusif menjadi modal sosial yang kuat untuk menjalankan roda organisasi lima tahun ke depan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas semua dukungan support dan doa sehingga Munas X bisa berjalan dengan sejuk,” ungkap Dody Taufiq Wijaya.
Ke depan, nakhoda baru LDII ini telah menyiapkan skema Quick Win yang mencakup tiga poin utama:
- Konsolidasi Internal: Menyelaraskan visi kepengurusan baru bersama tim formatur hingga menjangkau struktur terbawah di tingkat PC dan PAC.
- Penguatan Kapasitas: Melakukan capacity building secara masif bagi pengurus di level akar rumput guna mengoptimalkan kinerja program organisasi.
- Kelanjutan 8 Klaster Pengabdian: Mempertajam implementasi delapan program prioritas meliputi bidang Kebangsaan, Dakwah, Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi Syariah, Ketahanan Pangan, Teknologi Digital, hingga Energi Baru Terbarukan (EBT).
Melalui akselerasi di berbagai lini ini, Dody optimis bahwa LDII akan semakin relevan dan kontributif dalam menjawab kebutuhan masyarakat luas.
“Keberadaan LDII benar-benar semakin terasa manfaatnya di masyarakat hingga ke grass roots sehingga terwujud rahmatan lil alamin, khoirunnas anfaauhum linnas,” pungkas Dody Taufiq Wijaya menutup pemaparannya.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.