Perkuat Sinergi Kamtibmas, Ketua LDII Papua Tengah Hadiri Kopdar Senkom Mitra Polri di Nabire Barat

Sinergi LDII dan Polri Papua Tengah

NABIRE – Dalam upaya memperkokoh stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Ketua DPW LDII Papua Tengah, H. Nuryadi, M.MPd., menghadiri agenda Kopi Darat (Kopdar) yang diinisiasi oleh Senkom Mitra Polri wilayah Nabire Barat pada Sabtu (18/4). Pertemuan strategis yang dibalut dalam suasana penuh keakraban ini menjadi momentum penting bagi organisasi kemasyarakatan dan aparat penegak hukum untuk menyelaraskan persepsi dalam menjaga kondusivitas di tanah Papua Tengah.

Acara yang berlangsung di wilayah hukum Nabire Barat ini tidak sekadar menjadi ajang temu kangen. Kehadiran Kapolsek Nabire Barat, Iptu Adam Mahardika, S. Tr.K., S.I.K., memberikan bobot otoritas pada diskusi yang berkembang, terutama mengenai tantangan keamanan teritorial dan peran aktif warga dalam sistem pengamanan swakarsa.

Membangun Jembatan Komunikasi Antar-Lembaga

Eksistensi organisasi seperti LDII dan Senkom Mitra Polri dinilai memiliki peran vital sebagai perpanjangan tangan informasi di tengah masyarakat. H. Nuryadi menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci utama dalam merawat kedamaian, terutama di daerah yang tengah berkembang pesat seperti Provinsi Papua Tengah.

"Kegiatan seperti ini sangat positif dalam membangun komunikasi yang harmonis serta meningkatkan sinergi antara LDII dan Polri, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Ketua DPW LDII Papua Tengah H. Nuryadi, M.MPd.

Dukungan moral dan fisik dari warga LDII diharapkan mampu menjadi katalisator bagi terciptanya rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal ini selaras dengan program pengabdian LDII yang menempatkan wawasan kebangsaan dan ketertiban sosial sebagai salah satu klaster prioritas organisasi.

Optimalisasi Peran Senkom Sebagai Mitra Strategis Polri

Senkom Mitra Polri, sebagai wadah komunikasi masyarakat yang fokus pada bantuan keamanan, terus berupaya memperlebar jangkauan koordinasinya. Ketua Provinsi Senkom Mitra Polri Papua Tengah, Wahyudi Utomo, A.Md., menegaskan bahwa penguatan akar rumput melalui komunikasi yang cair adalah strategi paling efektif dalam deteksi dini potensi gangguan keamanan.

"Kegiatan kopdar ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat dengan pihak kepolisian. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang aman, damai, dan kondusif," ungkap Wahyudi Utomo, A.Md.

Visi ini disambut baik oleh otoritas kepolisian setempat. Di tengah dinamika sosial yang dinamis, Polri membutuhkan dukungan nyata dari kelompok-kelompok masyarakat yang terorganisir dan memiliki kesadaran hukum yang tinggi.

"Sangat penting peran serta masyarakat dalam mendukung tugas kepolisian. Saya berharap sinergi yang terjalin melalui kegiatan ini dapat terus berlanjut dalam berbagai program positif ke depan," tegas Kapolsek Nabire Barat Iptu Adam Mahardika, S. Tr.K., S.I.K.

Pertemuan diakhiri dengan diskusi santai sembari menikmati hidangan lokal, yang secara simbolis menunjukkan bahwa urusan keamanan negara dapat dimulai dari meja kopi dan jabat tangan yang erat. Dialog dua arah ini diharapkan menjadi fondasi yang kian kokoh bagi pembangunan Papua Tengah yang berkelanjutan dan jauh dari konflik sosial.

Lebih baru Lebih lama