LDII Way Kanan Siapkan Musda VI 22 April: Tegaskan Komitmen Sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Persiapan Musda VI LDII Way Kanan

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Way Kanan secara resmi mengumumkan rencana penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI yang akan digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Pemkab Way Kanan pada Rabu, 22 April 2026 mendatang. Agenda akbar lima tahunan ini dirancang sebagai momentum krusial untuk regenerasi kepengurusan sekaligus merumuskan peta jalan organisasi yang lebih inklusif dan progresif demi kemajuan masyarakat di Bumi Ramik Ragom.

Regenerasi dan Evaluasi Kinerja Organisasi

Perhelatan ini diprediksi akan menjadi magnet bagi seluruh elemen organisasi, mulai dari pengurus tingkat kabupaten, Pimpinan Cabang (PC) di level kecamatan, hingga Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang berada di garis depan tingkat kampung. Musda bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan sebuah forum tertinggi untuk mengevaluasi capaian kinerja selama satu periode terakhir serta menyusun strategi dakwah yang lebih relevan dengan tantangan zaman.

Pemilihan lokasi di jantung pusat pemerintahan kabupaten, yakni GSG Blambangan Umpu, bukan tanpa alasan. Hal ini merefleksikan kedekatan dan harmonisasi hubungan yang selama ini terjalin erat antara LDII dengan jajaran eksekutif daerah. Ketua DPD LDII Way Kanan, H. Sobri, menegaskan bahwa seluruh aspek teknis dan koordinasi telah memasuki tahap akhir untuk memastikan acara berjalan tanpa hambatan.

"Koordinasi dengan pemerintah kabupaten berjalan sangat baik. Kami ingin Musda ini menjadi 'dapur' pemikiran untuk melahirkan ide-ide segar yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat Way Kanan," ujar H. Sobri pada Sabtu, 18 April 2026.

Tiga Poin Strategis Menuju Musda VI

Dalam arahannya menjelang hari pelaksanaan, H. Sobri menekankan tiga pilar utama yang harus dijaga oleh seluruh kader dan panitia. Pertama, profesionalisme yang dibalut semangat gotong royong harus menjadi wajah utama dalam melayani tamu dan delegasi. Ia menuntut penerapan prinsip rukun dan kompak agar suasana Musda tetap kondusif dan penuh kekeluargaan.

  • Aspirasi Akar Rumput: Panitia diminta menyerap suara dari tingkat bawah untuk dikonversi menjadi program kerja yang nyata.
  • Fokus Sektoral: Penguatan pada sektor dakwah, pendidikan karakter, dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan menjadi prioritas utama.
  • Dukungan Spiritual: Seluruh warga LDII diajak untuk memperkuat doa demi kelancaran agenda besar ini.

Lebih lanjut, Musda VI kali ini akan menitikberatkan pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kriteria profesional religius. LDII berupaya mencetak generasi muda yang tidak hanya memiliki kedalaman ilmu agama (alim-faqih) dan akhlak yang mulia, tetapi juga memiliki kemandirian ekonomi yang kuat untuk menopang ketahanan keluarga dan daerah.

Sinergi Membangun Daerah

Sejalan dengan semangat pembangunan daerah, LDII memposisikan diri sebagai mitra yang siap menyokong program-program pemerintah. Melalui delapan klaster pengabdian LDII untuk bangsa, organisasi ini optimis mampu memberikan kontribusi signifikan dalam membantu pemerintah daerah mengatasi berbagai persoalan sosial dan kemasyarakatan.

"LDII berkomitmen terus menjadi mitra strategis bagi Pemerintah Kabupaten Way Kanan. Target kita jelas, ikut mewujudkan visi daerah yang unggul dan sejahtera," ujar H. Sobri di akhir keterangannya.

Dengan persiapan yang matang dan visi yang tajam, Musda VI LDII Way Kanan diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan baru yang amanah serta mampu membawa organisasi berkontribusi lebih luas, sejalan dengan nilai-nilai luhur yang selama ini diperjuangkan oleh lembaga dalam bingkai NKRI.

Lebih baru Lebih lama