Langkah Strategis LDII Karangasem Menuju Indonesia Emas 2045
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Karangasem melakukan langkah proaktif dengan menyambangi Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Karangasem pada Senin (13/4). Audiensi ini menjadi momentum krusial bagi organisasi untuk melaporkan dinamika internal terbaru pasca-perhelatan Musyawarah Nasional (MUNAS) X LDII, sekaligus menyelaraskan langkah perjuangan organisasi dengan kebijakan pembangunan di tingkat daerah.
Rombongan pengurus DPD LDII Karangasem disambut langsung oleh Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Kabupaten Karangasem, I Ketut Indra Sutawan, yang didampingi oleh Kepala Bidang Organisasi, Ni Kadek Yulianti. Pertemuan formal yang berlangsung hangat tersebut menjadi wadah strategis bagi LDII untuk mempertegas komitmennya dalam menjaga kondusivitas wilayah serta berkontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia di Bumi Lahar.
Laporan Tahunan dan Implementasi 8 Pengabdian untuk Bangsa
Dalam dialog tersebut, Ketua DPD LDII Karangasem, Arief Suwito, secara resmi menyerahkan laporan tahunan mengenai berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025. Ia menekankan bahwa keberlanjutan kolaborasi dengan pemerintah daerah merupakan prioritas utama kepengurusan saat ini.
"LDII berharap dengan kepengurusan yang baru, kolaborasi dengan Kesbangpol dapat berjalan lebih intensif, terutama dalam pengawasan dan pembinaan organisasi kemasyarakatan di wilayah Karangasem," ujar Arief Suwito.
Selain memaparkan struktur organisasi yang baru, Arief juga menguraikan poin-poin penting hasil MUNAS X LDII, termasuk pergantian nakhoda di tingkat pusat. Namun, inti dari pemaparan tersebut tertuju pada implementasi '8 Pengabdian LDII untuk Bangsa', sebuah peta jalan kontribusi organisasi yang dirancang untuk mendukung visi besar Indonesia Emas 2045. Kedelapan bidang pengabdian tersebut meliputi:
- Wawasan kebangsaan guna memperkokoh jiwa nasionalisme.
- Penyebaran nilai-nilai keagamaan yang moderat dan inklusif.
- Peningkatan mutu pendidikan untuk generasi mendatang.
- Pengembangan ekonomi syariah yang berkeadilan.
- Pemanfaatan kesehatan herbal sebagai warisan bangsa.
- Ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan hidup.
- Akselerasi penggunaan energi terbarukan.
- Pemanfaatan teknologi digital secara bijak dan produktif.
Apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Karangasem
Merespons paparan komprehensif tersebut, Kaban Kesbangpol I Ketut Indra Sutawan memberikan apresiasi tinggi terhadap eksistensi LDII. Menurutnya, program-program yang dijalankan LDII tidak hanya bersifat internal, tetapi sangat bersinggungan dengan tugas pokok pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dan membina kerukunan di tengah masyarakat.
Indra menegaskan bahwa peran aktif organisasi kemasyarakatan (Ormas) seperti LDII sangat dibutuhkan sebagai mitra strategis dalam menjaga persatuan nasional, khususnya di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Ia berharap hubungan ini tetap terjaga dalam bentuk aksi nyata yang bermanfaat langsung bagi warga Karangasem.
"Sinergi ini tidak hanya berhenti pada tataran administrasi, namun terus berlanjut dalam aksi nyata di lapangan," pungkas I Ketut Indra Sutawan.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.