LDII Karanganyar Dorong Perluasan Program Kampung Iklim di Mojogedang

LDII Karanganyar Dorong Perluasan Program Kampung Iklim di Mojogedang

LDII Karanganyar Dorong Perluasan Program Kampung Iklim di Mojogedang

Aksi nyata mitigasi perubahan iklim terus digelorakan oleh DPD LDII Kabupaten Karanganyar melalui penguatan Program Kampung Iklim (Proklim) di wilayah Mojogedang, Jawa Tengah. Langkah strategis ini bertujuan untuk membangun kemandirian masyarakat dalam menjaga ekosistem lokal sekaligus menghadapi tantangan lingkungan global yang kian dinamis.

Dalam kegiatan sosialisasi yang digelar pada Minggu (19/4/2026) di Mojogedang, LDII menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi konkret bagi lingkungan. Program ini tidak hanya sekadar wacana administratif, melainkan sebuah gerakan kolektif yang melibatkan warga dari berbagai lapisan usia untuk mengimplementasikan gaya hidup berkelanjutan.

Urgensi Mitigasi Perubahan Iklim Berbasis Akar Rumput

Menghadirkan narasumber berkompeten, kegiatan ini mengundang Atus Syahbudin dari Departemen Litbang Iptek Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup (LISDAL) DPP LDII. Akademisi yang juga merupakan dosen di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini membedah bagaimana perubahan iklim harus disikapi dengan tindakan preventif di tingkat domestik.

“Atasi perubahan iklim tidak cukup dengan kebijakan, tetapi harus diwujudkan melalui gerakan bersama masyarakat. Proklim menjadi salah satu solusi konkret yang bisa dilakukan dari lingkup terkecil,” ujar Atus Syahbudin.

Beliau menekankan bahwa transformasi lingkungan bermula dari kebiasaan kecil yang konsisten. Warga di Pimpinan Cabang (PC) Mojogedang didorong untuk memperkuat fondasi lingkungan melalui empat pilar utama:

  • Penghijauan lingkungan secara masif di area pemukiman.
  • Manajemen pengelolaan sampah berbasis rumah tangga yang efektif.
  • Konservasi sumber daya air guna menjaga cadangan tanah.
  • Pemanfaatan energi ramah lingkungan untuk menekan emisi karbon.

Target 10 Kampung Proklim Madya di Karanganyar

Upaya ekspansi ini memiliki target yang jelas. DPD LDII Karanganyar memproyeksikan pembentukan 10 Kampung Proklim kategori Madya baru. Inisiatif ini merupakan bagian dari roadmap jangka panjang organisasi untuk meningkatkan status Kampung Proklim di Dusun Ngampel, Desa Gentungan—yang sebelumnya meraih predikat Utama—menuju level tertinggi, yakni Proklim Lestari.

Ketua DPD LDII Kabupaten Karanganyar, Sutrima, memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme warga dalam menyambut program ini. Baginya, lingkungan hidup merupakan salah satu dari delapan bidang pengabdian LDII yang bersifat fundamental bagi masa depan bangsa.

“LDII berupaya hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, termasuk dalam menjaga kelestarian lingkungan. Proklim menjadi bagian penting dalam mewujudkan kampung yang sehat, mandiri, dan berdaya tahan,” kata Sutrima.

Antusiasme serupa ditunjukkan oleh pengurus PC LDII Mojogedang. Mereka meyakini bahwa integrasi antara nilai-nilai religius dan kepedulian lingkungan akan menciptakan masyarakat yang lebih tangguh terhadap dampak bencana alam. Melalui edukasi yang berkelanjutan, diharapkan setiap warga memiliki kesadaran otonom untuk menjaga ekosistem tempat tinggal mereka agar tetap asri bagi generasi mendatang.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.

Lebih baru Lebih lama