Doddy Taufik Wijaya Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum DPP LDII Periode 2026-2031
Jakarta — H. Dody Taufiq Wijaya, Ak., M.Com., CA, CIA. resmi didaulat menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) periode 2026-2031. Penetapan tersebut dilakukan secara aklamasi dalam Sidang Paripurna IV Musyawarah Nasional (Munas) X LDII. Ia menggantikan KH Chriswanto Santoso sebagai Ketua Umum DPP LDII, yang sebelumnya tak ingin dicalonkan lagi karena alasan kesehatan.
Sidang yang berlangsung pada Kamis malam pukul 22.15 WIB itu dipimpin oleh pimpinan sidang di Ballroom Minhajurrosyidin, Jakarta. Keputusan diambil setelah seluruh peserta sidang menyepakati satu nama calon yang diusulkan oleh wilayah.
Sebelumnya, dalam Sidang Paripurna II, sebanyak 37 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII dari seluruh Indonesia secara bulat mengusulkan Doddy Taufik Wijaya sebagai kandidat Ketua Umum. Dukungan tersebut menjadi dasar kuat dalam proses pengambilan keputusan pada sidang berikutnya.
Hingga akhir Sidang Paripurna IV, tidak terdapat calon lain yang diajukan, sehingga forum secara mufakat menetapkan Doddy Taufik Wijaya sebagai Ketua Umum DPP LDII yang baru melalui mekanisme aklamasi.
Penetapan ini menjadi momentum penting bagi keberlanjutan kepemimpinan organisasi, sekaligus menandai arah baru program kerja LDII untuk lima tahun ke depan dalam berbagai bidang, termasuk keagamaan, pendidikan, sosial, dan lingkungan hidup.
Dody mengungkapkan, langkah awal kepengurusan baru adalah konsolidasi internal DPP. Hal ini untuk memastikan di masa transisi keberlanjutan dan kesinambungan karya dan kontribusi LDII tetap berjalan demi kemaslahatan umat, “Seperti pesan Bapak KH Chriswanto untuk terus beramal saleh di masa transisi sebelum kepengurusan definitif terbentuk,” ujarnya.
Langkah selanjutnya, memastikan gerbong organisasi di daerah berjalan sinkron, sejalan dan searah mulai dari DPW, DPD, PC hingga PAC. Sehingga karya dan kontribusi LDII betul-betul bisa terasa hingga akar rumput. “Harapannya, LDII dengan karakter luhurnya bisa diterima dengan tulus oleh masyarakat di segala lapisan,” ungkapnya.
Dody mendorong pengurus organisasi melanjutkan dan memperkuat komunikasi intens dengan para pemangku kepentingan. Setiap program dan rencana kerja LDII sedapat mungkin dikerjasamakan dengan instansi pemerintah terkait, “Jika program tersebut sifatnya mendukung kelancaran program pemerintah pusat dan daerah,” katanya.
Selain itu, silakan melakukan kerja bareng dengan sesama ormas atau organisasi lain yang terkait dengan bidang atau area program kerja tertentu. Serta dengan pihak-pihak lain yang saling mendukung untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Dody menekankan, organisasi ini merupakan tanggung jawab dan amanah yang besar dan berat.
“Mari kita bersama-sama bekerja sama, bahu-membahu dalam mengeksekusi dan mengejawantahkan itu semua,” ajaknya.
Dody mengucapkan terima kasih untuk Ketua Umum DPP LDII periode 2021-2026, KH Chriswanto Santoso beserta semua jajaran. Ia mengatakan, dedikasi dan komitmennya terhadap LDII demikian banyak bahkan jejaknya bisa kita saksikan dan kita rasakan, “Juga terima kasih atas arahan dan bimbingan beliau selama ini. Leaders don’t create followers, they create more leaders, itulah yang dilakukan oleh Pak Chris terhadap kami,” ungkapnya.
Munas X LDII sendiri merupakan forum tertinggi organisasi yang diikuti oleh seluruh perwakilan DPW se-Indonesia, guna menentukan arah kebijakan strategis serta kepemimpinan nasional LDII ke depan.

