Bidik Peluang Global, LDII Sulsel Gembleng Mahasiswa Tembus Beasiswa Internasional

Bidik Peluang Global, LDII Sulsel Gembleng Mahasiswa Tembus Beasiswa Internasional

MAKASSAR – Dalam upaya mencetak generasi profesional religius yang mampu berbicara di panggung global, Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Sulawesi Selatan menggelar Workshop dan Temu Akrab Mahasiswa pada Sabtu (25/4/2026). Bertempat di Masjid Nurul Hakim, Jalan Gajah Mada, Kota Makassar, kegiatan yang diinisiasi oleh Forum Dakwah Mahasiswa Islam ini mengusung visi besar bertajuk “Mahasiswa LDII Go International”.

Acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 15.00 WITA tersebut menjadi magnet bagi ratusan mahasiswa LDII dari berbagai penjuru Sulawesi Selatan. Fokus utama pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan langkah konkret peningkatan kapasitas diri melalui bedah strategi beasiswa luar negeri dan diskusi interaktif bersama para pakar di bidangnya.

Meneladani Kiprah Ilmuwan Muda di Kancah Global

Wakil Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan, Dr. Teri, S.E., M.Si., Ak., CA., mengungkapkan bahwa tantangan masa depan menuntut mahasiswa untuk memiliki wawasan yang melampaui batas teritorial negara. Ia mendorong para peserta agar menjadikan keberhasilan senior-senior mereka sebagai pelecut motivasi.

“Kami berharap ke depan akan lahir lebih banyak mahasiswa LDII yang mampu mengikuti jejak tersebut, tidak hanya dari Sulawesi Selatan tetapi juga dari seluruh Indonesia,” ujar Dr. Teri, S.E., M.Si., Ak., CA.

Dalam kesempatan tersebut, ia secara spesifik menyebutkan pencapaian Apt. Qonita Kurnia Anjani, S.Si., Ph.D. yang sukses berkarier di Inggris, serta Muhammad Fahmi Aziz, SKM., MHS. yang berhasil menembus beasiswa studi di Jepang sebagai bukti nyata bahwa mahasiswa LDII memiliki potensi besar untuk bersaing di universitas top dunia.

Strategi Mengambil Peluang dan Membangun Keunggulan

Sesi workshop ini semakin berbobot dengan kehadiran Prof. Dr. drg. Sri Oktawati, Sp.Perio., SubsP.R.P.I.D (K). Dalam pemaparannya, guru besar tersebut menekankan bahwa kunci sukses di era kompetisi global adalah kepekaan dalam melihat dan mengeksekusi peluang, sekecil apa pun itu.

“Sebagai mahasiswa, kita harus pintar melihat kesempatan. Sekecil apa pun peluang itu, ambil dan manfaatkan. Semua hal besar berawal dari hal kecil. Jangan minder walaupun berasal dari daerah, tetapi teruslah berusaha untuk maju dan menemukan keunggulan diri,” tegas Prof. Dr. drg. Sri Oktawati.

Pendidikan, menurut para pemateri, tetap menjadi instrumen paling ampuh untuk mobilitas sosial dan peningkatan kualitas hidup. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan tidak cepat puas dengan gelar yang sedang ditempuh, melainkan terus aktif mencari celah melalui berbagai skema bantuan biaya pendidikan internasional yang tersedia saat ini.

Antusiasme Mahasiswa Menuju Generasi Unggul

Atmosfer di dalam Masjid Nurul Hakim terasa hangat namun serius. Mahasiswa tidak hanya mendengarkan secara pasif, tetapi terlibat aktif dalam diskusi yang membedah kriteria seleksi beasiswa hingga tips adaptasi budaya di luar negeri. Bagi para peserta, workshop ini menjadi jembatan informasi yang selama ini sering sulit diakses secara mendalam.

Nur Assyah, salah satu mahasiswi peserta workshop, mengaku mendapatkan perspektif baru mengenai peta karier akademiknya ke depan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami yang sedang menempuh pendidikan, dan sangat memotivasi untuk terus berkembang,” kata Nur Assyah penuh semangat.

Melalui konsistensi penyelenggaraan kegiatan seperti ini, LDII Sulawesi Selatan berkomitmen untuk terus mendampingi generasi muda agar tidak hanya unggul dalam karakter religius, tetapi juga kompeten dalam penguasaan ilmu pengetahuan di level internasional.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.

Lebih baru Lebih lama