Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 – Panduan Lengkap untuk Siswa & Orang Tua

Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 – Panduan Lengkap untuk Siswa & Orang Tua
Kemendikdasmen · Permendikdasmen No. 9 Tahun 2025

Tes Kemampuan Akademik
(TKA) — Semua yang Perlu
Kamu Tahu

Panduan lengkap untuk siswa dan orang tua: pengertian, tujuan, mata pelajaran, jadwal, dan cara terbaik mempersiapkan diri menghadapi program asesmen terbaru Kemendikdasmen.

Ditetapkan 3 Juni 2025 SD · SMP · SMA · SMK ±8 menit membaca
🎓
4+
Jenjang Pendidikan
📚
19+
Mapel Pilihan (SMA/SMK)
GRATIS
Dibiayai Negara
🖥️
CBT
Berbasis Komputer

Apa Itu Tes Kemampuan Akademik?

TKA adalah asesmen standar nasional yang dirancang untuk mengukur capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu sesuai kurikulum berlaku. Program ini lahir dari Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 yang resmi diundangkan pada 3 Juni 2025.

Mengapa TKA Diperlukan?

Selama beberapa tahun terakhir, tidak tersedianya laporan capaian akademik individu dari penilaian terstandar memunculkan sejumlah masalah. Ketika proses seleksi — seperti penerimaan peserta didik baru — mengandalkan data rapor dari masing-masing sekolah, muncul pertanyaan soal objektivitas dan keadilan.

TKA hadir sebagai jawaban: sistem penilaian yang kredibel, transparan, dan berlaku merata di seluruh Indonesia.

ℹ️
Dasar Hukum

Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 dan Kepmendikdasmen Nomor 95/M/2025 menjadi landasan penyelenggaraan TKA secara objektif, transparan, akuntabel, dan terstandar.

Tujuan & Manfaat TKA

TKA tidak sekadar ujian biasa. Berikut manfaat strategisnya:

🎯

Seleksi Berkeadilan

Dasar seleksi jalur prestasi PPDB jenjang SMP, SMA, dan SMK yang objektif.

🏫

Masuk Perguruan Tinggi

Pertimbangan seleksi mahasiswa baru jalur prestasi (SNBP/SPAN-PTKIN).

📊

Pemetaan Mutu

Data pemetaan mutu pendidikan antarwilayah untuk pengambilan kebijakan berbasis bukti.

🌐

Kesetaraan Nonformal

Menjamin akses penyetaraan hasil belajar bagi peserta didik jalur nonformal dan informal.

Mata Pelajaran yang Diujikan

Materi ujian TKA berbeda-beda berdasarkan jenjang pendidikan:

Jenjang Mata Pelajaran Wajib Mata Pelajaran Pilihan
SD / MI / Paket A Bahasa Indonesia, Matematika
SMP / MTs / Paket B Bahasa Indonesia, Matematika
SMA / MA / Paket C B. Indonesia, Matematika, B. Inggris 2 mapel dari 19 pilihan sesuai prodi tujuan
SMK / MAK B. Indonesia, Matematika, B. Inggris 2 mapel pilihan (sesuai kebutuhan kerja/studi)

Tips Memilih Mapel Pilihan: Pilih mata pelajaran yang sesuai dengan program studi tujuan dan tercantum di rapor. Pemilihan adalah hak individu murid — sekolah tidak boleh menyeragamkan pilihan. Gunakan Kepmendikdasmen Nomor 102/M/2025 sebagai panduan.

Format Soal TKA

Pilihan Ganda Biasa Pilihan Ganda Kompleks (MCMA) Soal Kategori Berbasis Penalaran Pemecahan Masalah Kurikulum Merdeka ✓ Kurikulum 2013 ✓

Sifat, Biaya & Jadwal Pelaksanaan

🙋

Sukarela

Tidak wajib. Murid bebas memilih ikut atau tidak tanpa konsekuensi kelulusan.

💸

Gratis 100%

Seluruh biaya ditanggung negara / pemerintah daerah.

🖥️

Berbasis Komputer

Diselenggarakan secara nasional dengan sistem CBT (Computer-Based Test).

1️⃣

Sekali Per Jenjang

Kesempatan mengikuti TKA hanya satu kali di akhir tiap jenjang pendidikan.

🗓️ Linimasa Pelaksanaan

28 Mei 2025

Permendikdasmen No. 9/2025 Ditandatangani

Mendikdasmen Abdul Mu'ti resmi menandatangani regulasi TKA.

3 Juni 2025

Permendikdasmen Diundangkan

Peraturan resmi berlaku dan menjadi acuan nasional penyelenggaraan TKA.

November 2025

TKA Pertama — Jenjang SMA/SMK

Gelombang pertama TKA untuk kelas XII SMA/MA dan kelas akhir SMK/MAK.

2026

TKA untuk SD & SMP

Perluasan pelaksanaan TKA ke jenjang SD/MI dan SMP/MTs mulai tahun 2026.

Sertifikat Hasil TKA

Setelah mengikuti TKA, setiap peserta akan memperoleh Sertifikat Hasil TKA yang diterbitkan oleh Kemendikdasmen dan dicetak oleh satuan pendidikan.

🏆
Apa Fungsi Sertifikat TKA?

Sertifikat ini bisa menjadi bukti capaian akademik terstandar yang digunakan dalam seleksi PPDB, masuk perguruan tinggi jalur prestasi, dunia kerja (terutama lulusan SMK), dan berbagai seleksi akademik lainnya.

⚠️
Penting Diperhatikan

Meskipun tidak wajib, keputusan untuk tidak mengikuti TKA perlu dipertimbangkan matang-matang karena hasil TKA dapat diminta sebagai syarat seleksi oleh institusi pendidikan maupun perusahaan.

Tips Persiapan Menghadapi TKA

Agar hasilnya optimal, berikut langkah-langkah persiapan yang dianjurkan:

  • Pelajari kerangka asesmen yang dipublikasikan Kemendikdasmen, termasuk contoh soal Bahasa Indonesia & Matematika untuk SD/MI dan SMP/MTs.
  • Pilih mapel pilihan dengan cermat (untuk SMA/SMK) — sesuaikan dengan program studi tujuan dan pastikan ada di rapor kamu.
  • Konsultasi dengan guru atau BK untuk memastikan pilihan mata pelajaran relevan dengan rencana studi lanjut.
  • Biasakan diri dengan CBT — latihan menjawab soal menggunakan komputer untuk mengurangi hambatan teknis saat hari H.
  • Pantau info resmi melalui platform Ruang Murid, media sosial Kemendikdasmen, dan kanal WA Ruang Murid secara berkala.
  • Orang tua berperan aktif — dukung anak tanpa memberikan tekanan berlebih; TKA bersifat sukarela dan bertujuan memberi informasi, bukan menentukan kelulusan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Tidak. TKA berbeda dari UN. TKA bersifat sukarela dan tidak menentukan kelulusan. Fungsinya lebih ke pengukuran capaian akademik terstandar yang dapat digunakan untuk seleksi, bukan untuk menentukan lulus-tidaknya seorang murid.
Ya. Murid SMK/MAK kelas akhir dapat mengikuti TKA. Meskipun tidak wajib, hasil TKA bisa menjadi salah satu informasi capaian akademik yang diminta dunia kerja tergantung kebijakan masing-masing perusahaan.
Tidak disarankan. TKA digunakan untuk memvalidasi rapor. Jika mata pelajaran tidak pernah tercantum di rapor, hasil TKA tidak dapat divalidasi terhadap bukti belajar yang ada. Pilih mapel yang sesuai dengan riwayat belajarmu.
Tetap bisa ikut. TKA tidak berbasis label jurusan (IPA/IPS), melainkan berdasarkan mata pelajaran konkret yang pernah ditempuh dan tercatat di rapor. Murid bebas memilih mapel sesuai program studi tujuan.
Kesempatan mengikuti TKA hanya satu kali per jenjang, kecuali murid tidak lulus dari satuan pendidikan — ia bisa mengikuti TKA tahun berikutnya dengan status masih sebagai murid aktif.
Pendanaan TKA bersumber dari APBN, APBD, dan/atau sumber lain yang sah sesuai peraturan perundang-undangan. Seluruh murid tidak dipungut biaya apapun.

Tag Artikel

#TKA #TesKemampuanAkademik #Kemendikdasmen #AsesmenNasional #PendidikanIndonesia #PPDB #SMA2025 #SMK2025

Artikel ini disusun berdasarkan informasi resmi dari Kemendikdasmen dan Rumah Pendidikan.

Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 · Kepmendikdasmen Nomor 95/M/2025 · Kepmendikdasmen Nomor 102/M/2025

© 2025–2026 · Diperbarui 30 Maret 2026 · Informasi bersifat edukatif, bukan pengganti kebijakan resmi.

Lebih baru Lebih lama