Sinergi LDII Lampung dan MPR RI: Perkuat Kualitas SDM Lewat Lembaga Pendidikan

Sinergi LDII Lampung dan MPR RI: Perkuat Kualitas SDM Lewat Lembaga Pendidikan

Sinergi Strategis Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Lampung

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Bumi Ruwa Jurai. Hal ini terungkap dalam acara bertajuk “Silaturahim dan Buka Puasa Bersama Ketua MPR RI, Ulama, Umaro, dan Tokoh Masyarakat Lampung” yang digelar di Mahan Agung, Bandar Lampung.

Hadir mewakili LDII, Wakil Ketua DPW LDII Lampung Heri Sensustadi menyambut baik inisiatif silaturahim ini sebagai momentum mempererat koordinasi antara lembaga dakwah, pemerintah, dan lembaga tinggi negara. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi demi keberkahan masyarakat.

“Hari ini, bersama Ketua MPRI RI, semoga memberikan manfaat bagi kemajuan Lampung,”

Gubernur yang akrab disapa Mirza ini juga menyoroti peran vital pondok pesantren dalam menekan angka putus sekolah. Data menunjukkan terdapat selisih signifikan antara jumlah lulusan SMP yang mencapai 130 ribu anak dengan ketersediaan bangku SMA yang hanya sekitar 90 ribu kursi. Dalam kondisi ini, pesantren hadir sebagai penyelamat pendidikan bagi puluhan ribu siswa.

“Sekaligus menjaga indeks pembangunan manusia (IPM) di Lampung. Keberadaan pesantren, menjadi bagian penting dalam pembangunan SDM di daerah,”

Daya Saing dan Program Unggulan Pemerintah

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut memberikan catatan khusus mengenai daya saing pelajar lokal. Ia mengungkapkan bahwa standar kelulusan putra daerah untuk menembus fakultas bergengsi masih memerlukan perhatian serius.

“Misalnya untuk bersaing masuk Fakultas Kedokteran Universitas Lampung, persentase putra daerah yang mampu memenuhi standar kelulusan berkisar 20-25 persen,”

Sebagai solusi, Muzani memaparkan sejumlah program pemerintah yang dirancang untuk mengintervensi kualitas SDM sejak dini hingga jenjang pendidikan tinggi agar lebih kompetitif di kancah nasional.

“Di antaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat bagi keluarga tidak mampu, serta Sekolah Garuda bagi siswa berprestasi,”

Kontribusi Nyata LDII Lampung

Merespons hal tersebut, LDII Lampung terus melakukan langkah konkret dengan mengelola puluhan lembaga pendidikan baik formal maupun non-formal. Heri Sensustadi memaparkan bahwa saat ini terdapat sedikitnya 21 pondok pesantren yang dibina oleh warga LDII di seluruh penjuru Lampung.

Tak hanya pesantren, kontribusi LDII juga menyentuh jalur formal dengan mengelola 30 lembaga pendidikan yang meliputi:

  • Taman Kanak-kanak (TK)
  • Sekolah Dasar (SD)
  • Sekolah Menengah Pertama (SMP)
  • Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK)

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab organisasi dalam mencetak generasi profesional religius. LDII berkomitmen penuh untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah maupun pusat demi menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas, guna mewujudkan generasi emas yang siap menghadapi tantangan zaman dengan integritas moral yang kuat.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.

Lebih baru Lebih lama