Sinergi Kemanusiaan: PAC LDII Tarjun Dukung Aksi Peduli Anak Yatim Bersama Pemerintah dan Legislatif Kotabaru

Sinergi Kemanusiaan: PAC LDII Tarjun Dukung Aksi Peduli Anak Yatim Bersama Pemerintah dan Legislatif Kotabaru

Sinergi Kemanusiaan: PAC LDII Tarjun Dukung Aksi Peduli Anak Yatim

Semangat kepedulian sosial terpancar kuat di Desa Tarjun, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru. Pimpinan Anak Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PAC LDII) Desa Tarjun menunjukkan komitmennya dengan menghadiri undangan Kepala Desa dalam rangka bersinergi menyalurkan bantuan dana santunan melalui program 'Aksi Peduli Anak Yatim'.

Ketua PAC LDII Desa Tarjun, Sunandar Yuliansyah, menegaskan bahwa pihaknya sepenuhnya mendukung langkah pemerintah desa dalam menjalankan program-program yang memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat luas.

"Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan anak-anak yatim sekaligus mempererat kebersamaan antara masyarakat, pemerintah desa, dan berbagai elemen yang peduli terhadap kesejahteraan sosial di wilayah Kecamatan Kelumpang Hilir," ujar Sunandar Yuliansyah.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota DPRD Kabupaten Kotabaru, Sahrani, S.AP., yang juga merupakan inisiator komunitas Konseptar. Hadir pula Anggota Dewan dari Fraksi PAN, H. Abidin Daeng Mapuji, unsur Forkopimcam, Ketua MUI Kecamatan, Babinsa, Babinkamtibmas, serta perwakilan manajemen PT Indocement Tunggal Perkasa (ITP).

Sahrani menjelaskan bahwa inisiatif bakti sosial ini telah berjalan selama enam tahun melalui komunitas Konseptar. Hingga saat ini, program tersebut terus berkembang melalui kolaborasi solid dengan pemerintah desa dan pihak swasta.

"Terimakasih kepada pemerintah desa, menejem Indocement dan semua donatur yang telah menyalurkan dananya," kata Sahrani selaku Ketua Konseptar.
"Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa anak-anak kita yang sudah kehilangan orang tua, para generasi penerus di Desa Tarjun, tetap merasa memiliki harapan dan dukungan," tambah Sahrani, legislator dari partai Golkar tersebut.

Dalam teknis penyalurannya, Kepala Desa Tarjun, Suryadi, merincikan bahwa terdapat 86 penerima manfaat yang terdiri dari 70 anak warga Desa Tarjun dan 16 anak dari Desa Langadai. Masing-masing anak menerima santunan sebesar Rp 750.000,00. Kriteria penerima ditentukan berdasarkan konsultasi dengan tokoh agama dan koordinasi dengan para Ketua RT, yakni anak yang belum akil baligh dengan usia maksimal 15 tahun.

Ke depan, Pemerintah Desa Tarjun berencana untuk menginisiasi program yang lebih berkelanjutan demi menjamin masa depan anak-anak yatim di wilayah tersebut.

"Program ke depan rencana akan mendirikan ‘Gerakan Orang Tua Asuh’ yang lingkupnya Desa Tarjun dan Desa Langadai. Karena kebutuhan manusia tidak pada keperluan baju dan buku melulu tapi banyak jenisnya. Termasuk biaya putus sekolah," jelas Suryadi yang juga merupakan anggota Konseptar.

Melalui kolaborasi lintas elemen ini, diharapkan kesejahteraan sosial di Desa Tarjun terus meningkat, sekaligus menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam upaya menjaga masa depan generasi penerus bangsa.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.

Lebih baru Lebih lama