Ngabuburich di Pancoran Mas: Cara Kreatif LDII Depok Bekali Generasi Muda
PANCORAN MAS — Pimpinan Cabang (PC) LDII Pancoran Mas menggelar inisiatif kreatif bertajuk "Ngabuburich" guna mendorong generasi muda menjalani masa muda yang lebih produktif dan bernilai ibadah. Bertempat di Masjid Baitul Ihsan, Depok, kegiatan ini mengombinasikan pendalaman spiritual dengan wawasan duniawi untuk mencetak generasi yang mandiri dan religius.
Acara yang berlangsung pada awal Maret ini memadukan rangkaian asrama pengajian Al-Qur’an, talkshow literasi keuangan, hingga sesi permainan edukatif yang diikuti dengan antusias oleh para pemuda LDII.
“Tanggapan saya sangat baik terhadap kegiatan muda-mudi ini. Harapannya mereka bisa semakin kompak dan solid, karena kekompakan menjadi kebutuhan bagi muda-mudi untuk memiliki circle yang baik dan teman diskusi,” ujar Teguh Ariadi, Ketua PC LDII Pancoran Mas.
Menurut Teguh, keberadaan komunitas yang positif sangat krusial bagi anak muda dalam menghadapi dinamika kehidupan modern yang penuh tantangan. Dengan adanya wadah seperti ini, para pemuda memiliki tempat yang tepat untuk berbagi pandangan.
“Masalah muda-mudi memiliki ciri khas tersendiri, sehingga dengan adanya teman diskusi mereka bisa saling membantu memecahkan berbagai persoalan,” jelas Teguh Ariadi.
Ia juga menekankan bahwa momentum Ramadan harus menjadi pemicu untuk kontinuitas perbuatan baik di bulan-bulan berikutnya agar karakter positif tetap terjaga.
“Tentunya dengan kontinuitas kegiatan seperti ini, semangat Ramadan dapat terus berlanjut,” tambah Teguh Ariadi.
Di sisi lain, Arfianto selaku Ketua Panitia menjelaskan bahwa pemilihan tema "Ngabuburich" memiliki filosofi tersendiri. Konsep ini menekankan pada kekayaan wawasan dan kematangan sebagai bekal masa depan.
“Ngabuburich merupakan singkatan dari ngabuburit dan buka bersama menjadi rich,” ujar Arfianto.
Arfianto merinci ada tiga pilar utama yang ingin dicapai melalui kegiatan ini, yang mencakup aspek pemahaman agama, kesiapan ekonomi, dan penguatan ikatan sosial.
“Ada tiga tujuan kegiatan ini, yaitu memberikan wawasan keagamaan melalui asrama pengajian Al-Qur’an, wawasan keduniaan melalui talkshow literasi keuangan yang terarah, serta mendekatkan silaturahim antar muda-mudi,” papar Arfianto.
Melalui konsep "Rich" yang diusung, panitia berharap para peserta tidak hanya berorientasi pada kekayaan materi, tetapi juga kaya akan manfaat silaturahim dan ilmu pengetahuan. Kegiatan ini ditutup dengan suasana hangat saat buka puasa bersama, yang semakin mempererat tali persaudaraan di antara generasi muda LDII Pancoran Mas.
Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.