LDII Pemalang Tegaskan Komitmen Inklusivitas dalam Dialog Lintas Sektoral Tim PAKEM

Memperkuat Harmoni Sosial di Kabupaten Pemalang

Dalam upaya merawat kemajemukan dan memperkokoh stabilitas sosial, DPD LDII Kabupaten Pemalang kembali menunjukkan peran aktifnya dalam menciptakan iklim kemasyarakatan yang kondusif. Hal ini dibuktikan melalui partisipasi strategis dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) yang diselenggarakan di Aula Kejaksaan Negeri Pemalang pada Rabu (11/3).

Kehadiran LDII dalam forum tersebut bukan sekadar pemenuhan undangan birokrasi, melainkan cerminan dari paradigma organisasi yang inklusif. LDII menegaskan kesiapannya untuk bersinergi secara transparan dengan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta berbagai lapisan masyarakat demi menjaga persatuan di tengah keberagaman keyakinan di Pemalang.

Visi Tim PAKEM: Jembatan Menuju Ketertiban Umum

Kepala Kejaksaan Negeri Pemalang, Rina Idawani, dalam pembukaan rakor tersebut menjelaskan bahwa Tim PAKEM merupakan wadah koordinasi yang bersifat preventif dan edukatif. Lembaga ini hadir untuk memastikan setiap aktivitas keagamaan berjalan beriringan dengan norma hukum dan sosial yang berlaku.

“Tim PAKEM bertujuan menjaga harmoni. Kita ingin semua warga Pemalang bisa beribadah dan berkegiatan dengan tenang, tanpa ada gesekan yang merugikan ketertiban umum,” ujar Rina.

Pernyataan tersebut selaras dengan komitmen LDII yang memandang koordinasi lintas sektoral sebagai instrumen vital dalam mendeteksi dini potensi konflik serta mempererat tali silaturahmi antar-ormas.

Sinergi Lintas Sektoral demi Kondusifitas Wilayah

Menanggapi poin-poin yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua DPD LDII Pemalang, H. Sobri, menekankan bahwa keberagaman di Pemalang adalah aset berharga yang harus dikelola dengan sikap saling menghargai. LDII menyatakan keterbukaannya untuk menjalin dialog intensif dengan berbagai instansi terkait, di antaranya:

  • Aparat Penegak Hukum (Kejaksaan Negeri, Kodim, Polres, dan BIN Daerah Jateng).
  • Instansi Pemerintah Daerah (Kesbangpol dan Kemenag Kabupaten Pemalang).
  • Elemen masyarakat, organisasi keagamaan, aliran kepercayaan, hingga kalangan akademisi.

Langkah proaktif ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga suasana sejuk menjelang hari besar keagamaan. Dengan mengedepankan komunikasi yang transparan dan sikap toleran, LDII berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khidmat, khususnya dalam menyambut peringatan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Komitmen ini diharapkan dapat menjadi fondasi kokoh bagi terciptanya masyarakat Pemalang yang rukun, kompak, dan berkerjasama dalam bingkai kebinekaan.

Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami.

Lebih baru Lebih lama