Artikel Doa & Dzikir
الاسم الأعظم
Al-Ismu Al-Adhom
Nama Allah Yang Teragung — pintu dikabulkannya setiap doa bagi yang bersungguh-sungguh bermohon
Berdoa yang baik, sucikan diri dan ikhlaskan hati. Bermohon dengan kesungguhan kepada Allah SWT adalah hakikat dari ibadah itu sendiri. Di antara cara terbaik memanjatkan doa adalah dengan menyebut nama Allah yang paling Ia cintai — nama yang disebut para ulama sebagai Al-Ismu Al-Adhom, nama teragung yang apabila seseorang berdoa dengannya, Allah mengabulkan; apabila meminta, Allah memberi; apabila memohon kasih sayang, Allah merahmati; dan apabila memohon jalan keluar, Allah membuka jalan.
Lafaz Doa Al-Ismu Al-Adhom
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ الطَّاهِرِ الطَّيِّبِ الْمُبَارَكِ الْأَحَبِّ إِلَيْكَ، الَّذِي إِذَا دُعِيتَ بِهِ أَجَبْتَ، وَإِذَا سُئِلْتَ بِهِ أَعْطَيْتَ، وَإِذَا اسْتُرْحِمْتَ بِهِ رَحِمْتَ، وَإِذَا اسْتُفْرِجْتَ بِهِ فَرَّجْتَ
Transliterasi
Allāhumma innī as'aluka bismika aṭ-ṭāhiri aṭ-ṭayyibi al-mubāraki al-aḥabbi ilayk, alladhī idhā du'īta bihi ajabta, wa idhā su'ilta bihi a'ṭayta, wa idhā is'turḥimta bihi raḥimta, wa idhā is'tufrijta bihi farrajt.
Terjemahan
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan nama-Mu yang suci, yang baik, yang diberkahi, dan paling Engkau senangi — yang jika Engkau dipanggil dengan nama itu maka Engkau mengabulkan, dan ketika Engkau diminta dengan nama itu maka Engkau memberi, dan ketika Engkau dimintai kasih sayang dengan nama itu maka Engkau menyayangi, dan ketika Engkau dimintai jalan keluar maka Engkau memberi jalan keluar.
HR. Ibnu Majah
Empat Janji Allah dalam Doa Ini
Jika dipanggil
إِذَا دُعِيتَ بِهِ أَجَبْتَ
Engkau mengabulkan — Allah menjawab setiap seruan hamba-Nya
Jika diminta
إِذَا سُئِلْتَ بِهِ أَعْطَيْتَ
Engkau memberi — tidak ada permintaan yang sia-sia di sisi-Nya
Jika dimintai kasih sayang
إِذَا اسْتُرْحِمْتَ بِهِ رَحِمْتَ
Engkau menyayangi — rahmat Allah meliputi segala sesuatu
Jika dimintai jalan keluar
إِذَا اسْتُفْرِجْتَ بِهِ فَرَّجْتَ
Engkau memberi jalan keluar — setiap kesulitan pasti ada kemudahan
Adab Berdoa dengan Al-Ismu Al-Adhom
- Sucikan diri terlebih dahulu dengan berwudhu — kebersihan lahir mencerminkan kesucian batin
- Hadapkan hati sepenuhnya kepada Allah, jauhkan pikiran yang melayang dan gangguan duniawi
- Ikhlaskan niat semata-mata karena Allah, bukan karena ingin dipuji atau riya' kepada sesama
- Berdoa dengan penuh keyakinan bahwa Allah pasti mengabulkan, tanpa keraguan sedikit pun
- Awali dengan memuji Allah dan bershalawat kepada Nabi ﷺ sebelum menyampaikan hajat
- Pilih waktu-waktu mustajab: sepertiga malam terakhir, antara azan dan iqamah, saat sujud
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ
"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku."
(QS. Al-Baqarah: 186)
(QS. Al-Baqarah: 186)
