Kejari Padang dan LDII Gelar Jaksa Masuk Sekolah di SMP Baiturrosyid
PADANG, 19 Januari 2026
Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Padang menggelar Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) pada Senin (19/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di SMP Swasta Baiturrosyid Boarding School Kota Padang dan bertujuan meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar.
Kepala Kejaksaan Negeri Padang melalui Kasi Intelijen Erianto menegaskan bahwa anak di bawah umur juga memiliki potensi terlibat tindak pidana apabila tidak dibekali pemahaman hukum yang memadai.
“Tindak pidana tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa. Pelajar juga memiliki potensi jika tidak memahami batasan hukum,” ujar Erianto.
Menurutnya, Program Jaksa Masuk Sekolah dirancang untuk memberikan edukasi hukum dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh siswa. Selama kegiatan berlangsung, para pelajar tampak antusias dan aktif mengajukan pertanyaan, terutama terkait pergaulan remaja dan permasalahan hukum di lingkungan sekolah.
“Semoga materi yang dipaparkan ini benar-benar dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari para pelajar, sehingga mampu menghindari kenakalan remaja yang marak dan berdampak pada penegakan hukum,” tambahnya.
Ketua DPD LDII Kota Padang, H. Muhammad Iqbal, menyampaikan apresiasi serta dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Jaksa Masuk Sekolah di sekolah binaan LDII tersebut. Ia menilai program ini sebagai langkah strategis dalam menanamkan kesadaran hukum, nilai keadilan, dan karakter kebangsaan kepada generasi muda sejak dini.
“Kami di LDII meyakini bahwa pemahaman hukum yang baik akan membentuk pelajar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak, taat aturan, dan bertanggung jawab sebagai warga negara,” terang Iqbal.
Iqbal menambahkan, Program JMS sejalan dengan 8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa, khususnya dalam penguatan pendidikan karakter, wawasan kebangsaan, pembinaan generasi muda, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas.
“Kami meyakini integritas antara institusi pendidikan, aparat penegak hukum, dan organisasi kemasyarakatan menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berkeadaban,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen LDII Kota Padang untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan Kejaksaan dan seluruh pemangku kepentingan demi mendukung program-program edukatif yang berorientasi pada pencegahan dan pembentukan karakter pelajar.
Kepala SMP Swasta Baiturrosyid, Rani Madona, mengucapkan terima kasih atas kehadiran tim Kejari Padang yang telah memberikan wawasan penting bagi peserta didik.
“Kami berterima kasih karena siswa menjadi lebih mengenal kejaksaan dan memahami aturan hukum, terutama terkait bullying yang sering terjadi di sekolah,” katanya.
Ia menjelaskan, sekitar 100 peserta yang terdiri atas siswa kelas VII, VIII, IX, serta dewan guru mengikuti kegiatan tersebut. Materi yang disampaikan meliputi kenakalan remaja dan pentingnya kesadaran hukum sejak dini.
Melalui Program Jaksa Masuk Sekolah ini, pihak sekolah berharap para peserta didik memperoleh manfaat nyata dan mampu berperan dalam mewujudkan masyarakat yang taat hukum dan berintegritas di Kota Padang.