Maros — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Maros menggelar Pengajian Umum yang dirangkaikan dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Maros. Kegiatan berlangsung di Masjid Miftahul Jannah, Jalan H. Bohari, Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Simbang, pada Minggu (7/12/2025).
Acara dibuka dengan Pengkajian Al-Qur’an, kemudian sambutan dari Ketua DPD LDII Maros dan perwakilan Dinas Kesehatan Maros. Rangkaian kegiatan ditutup dengan nasihat agama yang menguatkan nilai spiritual peserta. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen LDII dalam menghadirkan kegiatan yang menyehatkan batin sekaligus jasmani.
Ketua DPD LDII Kabupaten Maros, Ibnu Rusyd, S.Si, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan LDII dalam memperkuat layanan kesehatan preventif bagi masyarakat. Ia memberi penekanan bahwa kesehatan harus mudah dijangkau oleh siapa saja.
“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat, sekaligus bagian dari dukungan kami terhadap program Pemerintah Kabupaten Maros yang berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Harapan kami, warga Maros dapat memperoleh akses kesehatan yang baik tanpa harus khawatir soal biaya,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, Hasan Rahim, S.Kep., MARS yang hadir mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros. Ia menilai program ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat deteksi dini dan kesehatan masyarakat secara lebih luas.
“Dalam rangka melindungi warga dari penyakit kronis, Pemkab Maros telah menyiapkan 14 puskesmas untuk pemeriksaan deteksi dini penyakit. Untuk mendukung kegiatan ini kami menurunkan tim kesehatan dari Puskesmas Simbang dan Puskesmas Turikale agar pemeriksaan dapat berjalan lebih efektif,” jelasnya.
Layanan pemeriksaan yang tersedia meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula, kolesterol, hingga konsultasi kesehatan bagi warga yang membutuhkan pendampingan lanjutan. Tema kegiatan tahun ini, “Kenali Tubuhmu, Sayangi Dirimu”, mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran terhadap kondisi kesehatan mereka sendiri.
Pemeriksaan dimulai pukul 09.00 WITA, dipandu oleh tenaga medis profesional dari dua puskesmas tersebut. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti dari 115 peserta yang mengikuti pemeriksaan—melampaui target awal 100 peserta.
Kegiatan ini diharapkan menjadi upaya berkelanjutan dalam memperkuat kesehatan masyarakat Maros. Selain memberi manfaat langsung, program semacam ini juga memperlihatkan peran strategis lembaga keagamaan dalam mendukung program kesehatan daerah.