
Indramayu. Musyawarah Daerah (Musda) IX Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Indramayu menghasilkan komitmen untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang profesional dan religius. Acara yang digelar di Hotel Prima Indramayu ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat.
LDII Selaraskan Program dengan Pembangunan Indramayu
Ketua DPD LDII Kabupaten Indramayu, Ruswa, menyatakan bahwa Musda ini bertujuan untuk menyelaraskan program LDII dengan arah pembangunan daerah.
“Program LDII sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Indramayu. LDII siap berkolaborasi dengan pemerintah dalam pembinaan umat,” ujarnya.
Komitmen LDII Dukung Agenda Pemerintah Jawa Barat
Ketua DPW LDII Jawa Barat, Dicky Harun, menekankan pentingnya komitmen LDII dalam mendukung agenda pemerintah di semua tingkatan.
“LDII harus menjadi organisasi yang terdepan dalam mensukseskan program pemerintah sesuai dengan tingkatannya,” tegasnya.
Peran Strategis LDII dalam Pembinaan Generasi Muda
Asisten Daerah I Ja’far Abdullah, yang mewakili Bupati Indramayu, menyoroti peran LDII dalam pembinaan generasi muda. Ia menekankan bahwa LDII harus menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi penerus yang berkepribadian luhur, selaras dengan visi Indramayu REANG.
“LDII harus berdiri paling depan dalam pembinaan umat, khususnya generasi penerus agar menjadi pribadi berkepribadian luhur. Hal ini sejalan dengan visi misi Indramayu REANG, khususnya aspek religius,” ujarnya.
Implementasi Delapan Bidang Pengabdian LDII untuk Indramayu REANG
Musda IX LDII Indramayu diharapkan menghasilkan kepengurusan yang mampu mengimplementasikan "Delapan Bidang Pengabdian LDII" dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah. Tujuannya adalah mendukung visi Indramayu Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong (REANG) serta program Beberes Indramayu.