Sayembara IKN: Desain Bangunan dan Kawasan Pusat Kebudayaan Ibu Kota Nusantara 2025

Sayembara IKN: Desain Bangunan dan Kawasan Pusat Kebudayaan Ibu Kota Nusantara 2025

Sayembara IKN kembali digelar sebagai bagian dari pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)Perpres No. 12/2025 dalam RPJMN 2025-2029. Saat ini, pembangunan IKN memasuki Tahap Kedua (2025–2029) dengan fokus penguatan ekosistem perkotaan, terutama Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Salah satu elemen strategis dalam tahap ini adalah pembangunan Pusat Kebudayaan yang akan menjadi ruang kolaborasi, ruang seni, pusat pembelajaran budaya, dan identitas peradaban Indonesia masa depan.


Pentingnya Pusat Kebudayaan di IKN

Pusat Kebudayaan di Ibu Kota Nusantara dirancang bukan hanya sebagai gedung pertunjukan atau museum, tetapi sebagai ekosistem budaya hidup yang:

  • Menjadi pusat kreativitas dan inovasi
  • Merepresentasikan keanekaragaman budaya Nusantara
  • Mendukung industri kreatif dan pariwisata
  • Menjadi ruang edukasi lintas generasi
  • Mendorong diplomasi budaya Indonesia ke tingkat global

Dengan demikian, pembangunan Pusat Kebudayaan ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol identitas bangsa dalam tatanan kota masa depan.


Tujuan Diselenggarakannya Sayembara IKN 2025

Sayembara ini digelar untuk menjaring gagasan terbaik dari para arsitek dan perancang kawasan di seluruh Indonesia, sehingga desain Pusat Kebudayaan dapat:

  • Menggambarkan identitas kebudayaan Nusantara
  • Menghadirkan ruang publik inklusif, hijau, dan berkelanjutan (Smart Forest City)
  • Mengintegrasikan museum, galeri seni, auditorium, taman budaya, perpustakaan, dan GOR dalam satu ekosistem ruang

Desain yang dihasilkan akan menjadi dasar pematangan rencana arsitektur pada 2026 sebelum pembangunan berjalan bertahap.


Visi dan Misi Pusat Kebudayaan IKN

Visi

“Mentransformasi Pengetahuan, Memberdayakan Kreativitas, dan Merayakan Keanekaragaman Budaya.”

Misi

  • Menjadi pusat inspirasi dan pembelajaran kebudayaan
  • Menjadi pusat pelestarian sejarah dan koleksi budaya
  • Menjadi pusat interaksi keberagaman komunitas
  • Mendorong inovasi seni dan ekspresi kreatif
  • Menguatkan ekonomi pariwisata dan industri kreatif
  • Mendukung terwujudnya kota hijau dan berkelanjutan

Lokasi Kawasan Pusat Kebudayaan IKN

Kawasan berada di KIPP - Sub WP 1A dengan luas lahan ± 33,38 Ha, meliputi:

  • Museum
  • Teater/Auditorium
  • Galeri Kebudayaan
  • Taman Budaya
  • Perpustakaan
  • Gelanggang Olahraga (GOR)

Konsep penataan kawasan harus mengintegrasikan ruang hijau, ruang publik, konektivitas pedestrian, serta akses transportasi umum.


Persyaratan Peserta Sayembara

  • Peserta adalah Warga Negara Indonesia
  • Berbentuk kelompok maksimal 7 orang
  • Ketuanya memiliki STRA (Arsitek)
  • Bekerja sama dengan Badan Usaha Konsultansi yang memiliki SBU terkait
  • Diperbolehkan kolaborasi lintas disiplin (arsitektur, lanskap, interior, budaya, dll.)

Hadiah Sayembara

PeringkatHadiah
Pemenang 1Rp 750.000.000 + Piagam
Pemenang 2Rp 250.000.000 + Piagam
Pemenang 3Rp 150.000.000 + Piagam

*Pajak ditanggung pemenang


Jadwal Pelaksanaan Sayembara IKN 2025 - 2026

KegiatanTanggal
Pengumuman Resmi5 November 2025
Pendaftaran5–15 November 2025
Aanwijzing & Peninjauan Lapangan21 November 2025
Penyusunan Karya21 Nov 2025 – 5 Jan 2026
Batas Pengumpulan Karya5 Januari 2026
Penjurian dan Final9 Januari – 22 Januari 2026
Pengumuman Pemenang23 Januari 2026
Penyerahan Hadiah30 Januari 2026

Informasi dan Pendaftaran Resmi

Website: https://sayembara.ikn.go.id

Email: sayembara@ikn.go.id

Instagram: @otorita_ikn


Sayembara IKN bukan hanya kompetisi arsitektur, tetapi kesempatan historis bagi para arsitek dan perancang Indonesia untuk berkontribusi membangun identitas bangsa di ibu kota baru. Karya yang terpilih akan menjadi tonggak peradaban dan wajah budaya Indonesia di mata dunia.

Lebih baru Lebih lama