Pengajian Akbar LDII Nabire: Ustadz Kediri Gemakan Semangat Ibadah dan Kebanggaan Muslim

Nabire - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Nabire menggelar pengajian umum yang memukau, menghadirkan dua tokoh ulama dari Kediri untuk membangkitkan semangat beribadah dan memperkuat identitas Muslim di tengah masyarakat. Acara bertajuk "Menertibkan dan Meningkatkan Amal Ibadah" ini sukses menarik perhatian ratusan peserta, baik secara langsung di Masjid Miftahul Jannah maupun daring dari berbagai pelosok Papua Tengah.

KH. Imam Muhadi: Umur Berkah dalam Genggaman Ibadah

KH. Imam Muhadi, pengasuh Pondok Pesantren Al Ubaidah Kediri, membuka sesi tausiah dengan penekanan mendalam tentang keberkahan umur. Ia mengingatkan bahwa esensi hidup bukan sekadar panjang usia, melainkan seberapa besar manfaat yang ditebarkan selama hidup.

“Nabi pernah ditanya, siapa manusia yang paling baik? Nabi bersabda: manusia yang terbaik adalah yang panjang umurnya dan baik amalnya,” tutur KH. Imam Muhadi.

Lebih lanjut, KH. Imam Muhadi mengajak seluruh jamaah untuk menertibkan ibadah wajib dan memperbanyak amalan sunah sebagai penyempurna. Ia juga menekankan pentingnya memiliki amalan andalan sebagai pembeda dan penambah keberkahan hidup.

KH. Zaini Ahmadi: Bangga Menjadi Muslim, Bekal Generasi Penerus

Sesi kedua diisi oleh KH. Zaini Ahmadi dari Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri, yang membakar semangat kebanggaan menjadi seorang Muslim. Beliau mengajak jamaah untuk mensyukuri nikmat Islam yang memberikan arah dan makna dalam kehidupan.

KH. Zaini juga menyoroti urgensi mendidik dan merawat generasi penerus agar mampu melanjutkan perjuangan umat Islam.

“Generasi penerus harus dibekali dengan ilmu dunia dan ilmu agama, serta mampu menerapkan 29 karakter luhur warga LDII agar menjadi pribadi yang bermanfaat bagi umat,” pesannya.

Inspirasi dan Harapan Baru

Pengajian ini meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Yuli Subagio, salah seorang peserta, mengungkapkan rasa syukur dan terharunya atas ilmu serta motivasi yang diperoleh.

“Saya sangat bersyukur bisa ikut pengajian ini. Banyak ilmu dan motivasi yang saya dapat, terutama tentang pentingnya memperbaiki ibadah dan memperbanyak amal. Semoga pengajian seperti ini bisa terus diadakan,” ujarnya penuh haru.

Pengajian umum ini diharapkan menjadi momentum bagi warga LDII Nabire untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat keimanan, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. (Arbi-Lines)

Lebih baru Lebih lama