LDII Jabar Gelar Muswil IX: Evaluasi Program dan Sinergi dengan Pemerintah

Bandung. DPW LDII Jawa Barat menggelar Media Gathering di Bandoengsche Melk Centrale (BMC), Bandung, sebagai persiapan Musyawarah Wilayah (Muswil) IX. Puluhan wartawan dari berbagai media lokal hadir untuk mendengarkan pemaparan program, visi, dan arah kebijakan LDII Jabar yang akan dibahas dalam Muswil.

Evaluasi Terbuka dan Kontribusi Nyata LDII Jabar

Ketua Umum DPP LDII, KH. Chriswanto Santoso, menekankan bahwa Media Gathering ini adalah sarana evaluasi terbuka terhadap kontribusi LDII Jawa Barat selama satu periode. Evaluasi, menurutnya, tidak boleh hanya dilakukan secara internal.

“LDII mencoba mengembangkan sisi lain dalam mengevaluasi kinerja organisasi. Evaluasi tidak cukup dilakukan hanya di internal saja. LDII perlu dievaluasi oleh elemen bangsa, termasuk media. Kami berharap mendapat masukan dari media sebagai bagian dari penyempurnaan program kerja,” ungkapnya.

Chriswanto menambahkan bahwa wartawan memiliki objektivitas dalam menilai perjalanan organisasi.

“Wartawan adalah pihak yang fair untuk menilai dan mengevaluasi kinerja organisasi yang akan kami lanjutkan pada Muswil Jawa Barat,” ujarnya.

8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa

Chriswanto memaparkan 8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa, yang menjadi program prioritas LDII. Program ini berangkat dari isu-isu strategis bangsa, terutama empat tantangan global utama: energi, pangan, air, dan logam.

Menurutnya, energi adalah faktor kunci konflik global, seperti perang Rusia–Ukraina. Pangan dan air menopang ketahanan masyarakat, sementara logam strategis berkaitan dengan hilirisasi dan teknologi nasional.

“Dengan pengelolaan yang baik, empat faktor tersebut tidak akan menjadi sumber konflik di tanah air. Karena itu LDII menggabungkannya dengan wawasan kebangsaan, pendidikan, keagamaan, dan kesehatan sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar dapat mengelolanya dengan baik,” jelasnya.

Program-program ini diselaraskan dengan Asta Cita, arah pembangunan nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Chriswanto menilai langkah ini sebagai dakwah bil hal, dakwah melalui aksi nyata.

“Kami melaksanakan sabda Nabi, bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang memberi manfaat bagi sesama. Itulah yang ingin kami wujudkan melalui program-program LDII,” tutupnya.

Sinergi dengan Pemerintah dan Kepedulian Sosial

Ketua DPW LDII Jawa Barat, Dicky Harun, menjelaskan bahwa menjelang Muswil IX, LDII Jabar telah berdialog dan melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan berbagai pihak, termasuk Kemenag, MUI, FKUB, Kodam III/Siliwangi, Dinas UMKM, dan Dispora Jawa Barat.

“Kami melaksanakan tiga pertemuan untuk menyerap masukan program kerja yang akan diusulkan dalam Muswil. Harapannya, program-program LDII Jabar dapat mendukung kebijakan pemerintah dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Dicky menambahkan bahwa LDII Jabar juga menyelenggarakan Pasar Murah sebagai wujud kepedulian sosial, menjual paket sembako senilai Rp100.000 dengan harga Rp20.000.

Muswil IX LDII Jawa Barat akan diadakan di Gedung Sate, Bandung, dan dibuka oleh Pj. Gubernur Jawa Barat. Utusan dari 27 DPD LDII Kabupaten/Kota se-Jawa Barat akan hadir dalam kegiatan ini.

Lebih baru Lebih lama