
Ponorogo - DPD LDII Ponorogo mengundang Departemen Komunikasi Informasi dan Media (KIM) DPP LDII untuk memberikan pelatihan jurnalistik online kepada generasi muda, sebagai upaya membekali mereka dengan pemahaman tentang new media dan menangkal penyebaran hoaks.
Memahami Era New Media: Pelatihan Jurnalistik LDII Ponorogo
Dalam pelatihan yang digelar pada Sabtu (27/9) di Aula Wali Barokah, Ponorogo, Jawa Timur, Ketua Departemen KIM DPP LDII Ludhy Cahyana dan anggota Departemen KIM DPP LDII Widi Yunani memaparkan fenomena new media kepada sekitar 100 generasi muda LDII.
New Media dan Tantangan Disinformasi
Ludhy Cahyana menjelaskan karakteristik new media dan dampaknya terhadap penyebaran informasi.
“New media atau media baru ditandai dengan lahirnya media sosial. Ciri khasnya, media sosial memungkinkan komunikasi dua arah atau respons langsung antara komunikator dan komunikan, bahkan multi-arah. Inilah yang membedakan dengan media lama atau old media seperti media massa,” ujar Ludhy.
Lebih lanjut, Ludhy mengingatkan bahwa media sosial menjadi ruang publik yang rentan terhadap pembentukan opini dan penyebaran informasi yang tidak akurat.
“Akibatnya, kita menerima pesan yang berulang-ulang yang bisa dibentuk atau dibingkai (framing), sehingga tidak menyadari, kebenaran itu hanya persepsi bukan realita,” tegasnya.
Strategi Menangkal Hoaks dan Memproduksi Informasi yang Benar
Untuk mengatasi masalah disinformasi, Ludhy mengajak generasi muda LDII untuk lebih selektif dalam menerima dan menyebarkan informasi.
“Dan yang paling terakhir, berpikir bila informasi tersebut disebar, apa manfaatnya? Semua itu harus dipikirkan dan selalu mendengar kata hati nurani,” tutur Ludhy.
Ia menekankan pentingnya memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya, serta mempertimbangkan dampak dari penyebaran informasi tersebut.
Membangun LDII News Network (LINES) di Ponorogo
Pelatihan jurnalistik ini merupakan bagian dari "Gerakan Internet Sehat" yang dicanangkan DPP LDII sejak tahun 2007. Sekretaris DPD LDII Ponorogo, Amrizal, berharap pelatihan ini dapat menghasilkan tim yang solid untuk publikasi kegiatan dan kontribusi LDII di Ponorogo.
“Masyarakat perlu mengetahui berbagai kegiatan dan kontribusi LDII menyukseskan program kerja Pemerintah Kabupaten Ponorogo,” tegas Rizal.
Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk membentuk LDII News Network (LINES) sebagai kelompok kerja Bagian KIM DPD LDII Ponorogo, yang akan bertugas menginformasikan Karya, Kontribusi, dan Komunikasi (3K) LDII kepada pemerintah daerah dan masyarakat luas.