Logo RI 78

Temui Menhan Prabowo, LDII Sepakati Berantas Kemiskinan, Perkuat Ekonomi dan Nilai-Nilai Pancasila

Temui Menhan Prabowo, LDII Sepakati Berantas Kemiskinan, Perkuat Ekonomi dan Nilai-Nilai Pancasila


JAKARTA. Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia memiliki peran penting dalam bidang politik dan ekonomi. Hal ini menjadi salah satu poin pembahasan dalam pertemuan antara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dengan Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso dan jajarannya, pada Kamis (7/9) di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Pancasila menjadikan kegiatan ekonomi sebagai alat mencapai persatuan nasional, menjunjung tinggi kemanusian, berpihak pada kepentingan nasional, dan berkeadilan sosial. “Dalam bidang ekonomi, Pancasila menjadikan kegiatan ekonomi sebagai alat mencapai persatuan nasional, menjunjung tinggi kemanusian, berpihak pada kepentingan nasional, dan berkeadilan sosial,” ungkap Menhan.

Menurut Prabowo, pemerintah dengan nilai-nilai Pancasila tersebut, berupaya keras memberantas kemiskinan, yang menjadi salah satu visi ke depan. “Pengentasan kemiskinan juga menjadi visi ke depan, dan menjadikan manusia Indonesia sebagai manusia yang unggul dengan pendidikan yang unggul pula,” tegas Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga menekankan pentingnya membangun pertahanan yang kuat untuk menjaga kedaulatan dan kewibawaan negara. Dengan pertahanan yang kuat, Indonesia memiliki kewibawaan untuk berbicara dan memberi solusi atas problematika internasional, terutama di Asia Pasifik. “Dengan pertahanan yang kuat, Indonesia memiliki kewibawaan untuk berbicara dan memberi solusi atas problematika internasional, terutama di Asia Pasifik,” ujar Prabowo.

DPP LDII menyambut baik pernyataan Prabowo tersebut dan menyatakan siap mendukung program kerja Menhan Prabowo. KH Chriswanto Santoso mengatakan bahwa LDII memiliki misi untuk melahirkan manusia unggul berkarakter profesional religius, yang sejalan dengan visi Prabowo. “Kami sebagai bagian dari civil society harus bisa berbuat lebih baik ke depan. Harapan kami Pak Prabowo bisa hadir dalam Rakernas kami, bagaimanapun beliau salah satu kandidat presiden. Maka tentu kami juga menaruh harapan besar, untuk menyampaikan aspirasi kami kepada Pak Prabowo,” ujarnya.

KH Chriswanto juga mengundang Prabowo untuk menjadi salah satu pembicara kunci dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LDII yang akan dilaksanakan pada 7-9 November 2023. “Kami mengundang Menhan Prabowo sebagai salah satu pembicara kunci setelah Presiden Jokowi,” tutur KH Chriswanto.


Mengenai berbagai visi Menhan Prabowo, menurut KH Chriswanto sangat selaras dengan program dan agenda di Rakernas. “Alhamdulillahnya, rupanya program kami sejalan dengan program-program serta keinginan dan visi-visi beliau, terutama terkait dengan kenegaraan, kebangsaan, dan berbagai hal. Alhamdulillah beliau juga sanggup insya allah akan hadir. Kami mengucapkan terima kasih sekali," tutur KH Chriswanto.

Dalam Rakernas tersebut, LDII akan membuat rekomendasi yang saling memperkuat untuk membangun bangsa dan negara ke depan. “Saya kira ini cocok. Dalam forum Rakernas kita akan membuat rekomendasi yang saling memperkuat untuk membangun bangsa dan negara ke depan,” pungkas KH Chriswanto.

Salah satu rekomendasi yang akan dibahas adalah revitalisasi demokrasi Indonesia dengan nilai-nilai Pancasila. Hal ini merupakan lanjutan dari seminar kebangsaan yang digelar oleh LDII pada 23 Agustus lalu, yang bertema revitalisasi demokrasi pasca-Pemilu 2024. “Pada Kamis, 23 Agustus lalu, kami menggelar seminar kebangsaan, bertema revitalisasi demokrasi pasca-Pemilu 2024, gagasan utamanya bagaimana politik dan ekonomi kembali dijiwai Pancasila,” tutur KH Chriswanto.

Dengan sistem ekonomi Pancasila, masyarakat mendapat akses yang lebih luas terhadap peluang ekonomi. “Sehingga pemerataan dan keadilan sosial bisa dirasakan seluruh rakyat Indonesia, kemiskinan pun dapat dientaskan,” tutur KH Chriswanto Santoso.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama