pengajian akhir tahun ldii


Kediri, (31/12). Akhir tahun seharusnya digunakan untuk mengoreksi diri agar meraih nilai positif di tahun yang akan datang. Namun sangat disayangkan kebanyakan remaja menggunakan momen tersebut, untuk melakukan kegiatan yang bersifat negatif, yang tidak sejalan dengan ajaran Islam. Oleh karena itu pengurus LDII Kabupaten Kediri, mengajak remaja LDII di tingkat kecamatan maupun desa mengadakan pengajian akhir tahun.

Pengajian akhir tahun tersebut dilaksanakan di tiap Korwil bahkan di tingkat PC dan PAC, diharapkan dapat menghindarkan remaja LDII dari pengaruh maksiat. Pengajian remaja LDII dikemas sedemikian rupa agar remaja tidak merasa bosan. Sehingga target Tri Sukses (Alim Fakih, Akhlakul Karimah, Mandiri) Remaja LDII dapat tercapai dengan baik.

Selain itu, para pemangku asas dari tingkat kecamatan dan desa dapat melakukan monitor pengajian, sebagaimana yang dilakukan Muspika Purwoasri, Camat Purwoasri, Nur Said, S.E., Kapolsek Purwoasri, AKP Irfan Widodo, S.H., dan Danramil Purwoasri, Kapten Arh. Darto, mengunjungi serta memberikan pengarahan dan petunjuk pada remaja di masjid Ponpes Pondok Blawe dan Masjid Baitussalam, PC LDII Desa Woromarto.

Dalam kesempatan tersebut, Nur Said, Camat Purwoasri, menilai pengajian akhir tahun adalah suatu hal yang luar biasa, umumnya menyambut akhir tahun dengan hiruk-pikuknya acara akhir tahun, tetapi pemuda LDII mengadakan pengajian di masjid, sehingga Muspika dapat bersilaturahim dan mereka bisa menambah wawasan, serta mengetahui bahaya narkoba dan merokok.

“Harapannya Indonesia Emas tahun 2045 nanti mereka yang menjadi pilar bangsa, dengan tambahan pengetahuan yang diperoleh nanti anak-anak inilah yang akan menjadi pemimpin membawa bangsa ini lebih baik,” kata Nur Said, S.E., Camat Purwoasri.

Lebih lanjut, Danramil Purwoasri, Kapten Arh. Darto, kegiatan yang dilokalisir dalam suatu tempat akan menhindarkan remaja dari kegiatan negatif.

“Sangat positif sekali, kegiatan yang terorganisir dilokalisir di suatu tempat, akan menghindarkan remaja dari aktivitas diluar yang negative dan merugikan. Kegiatan ini harus terus dipertahankan dan ditambahkan dengan materi yang memotivasi, agar kelak mereka menjadi remaja yang bermanfaat di masa depan,” ujar Kapten Arh. Darto, Danramil Purwoasri.

Dalam kesempatan tersebut, AKP. Irfan Widodo, S.H., Kapolsek Purwoasri, setelah menyampakain materi bahaya Narkoba, berharap mereka bisa selamat dari obat-obatan terlarang.

“Menjelang pergantian tahun remaja LDII mendapat penyuluhan bahaya narkoba, semoga mereka terhindar dari bahaya narkoba dan ada efek jera sehingga mereka selamat dari bahaya narkoba,” kata AKP. Irfan Widodo, S.H., Kapolsek Purwoasri.

“Monggo apa yang menjadi aturan agama dan pemerintah dilakukan dengan baik, sehingga dapat seimbang antara kehidupan dunia dan akhirat,”pesan AKP Irfan Widodo, S.H., Kapolsek Purwoasri.

Lebih lanjut, Ketua PC LDII Kecamatan Purwoasri, Suyanto, S.H., berharap tahun depan dapat ditingkatkan kembali. “Pengajian semalam suntuk ini diikuti oleh 345 peserta, tahun depan diharapkan kegiatan seperti ini terus dilakukan dan ditingkatkan,” kata Suyanto, S.H., Ketua PC LDII Kecamatan Purwoasri.