Musda LDII Kota Balikpapa


BALIKPAPAN - DPD LDII Kota Balikpapan melaksanakan Musyawarah Daerah VII pada hari ini Rabu (7/12). Mengangkat tema, "Membina SDM Profesional Religius Menyambut Balikpapan sebagai Kota Penyangga Ibu Kota Nusantara". Acara bertempat di Hotel Gran Senyiur Kota Balikpapan.

Hadir langsung, Ketua DPW LDII Kalimantan Timur Prof. Dr. Ir. Krishna Purnawan Candra, M.S. Ia sampaikan salut atas kekompakan dan kerja sama yang baik seluruh peserta dalam mengikuti Musda. Terkait program pengabdian masyarakat dalam bentuk delapan kontribusi DPD LDII Kota Balikpapan, Prof Candra juga memberikan nilai baik. Beberapa diantaranya program wawasan kebangsaan, bidang pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan herbal, teknologi digital, dan energi baru terbarukan.

Dalam kesempatan itu, ia menyoroti pemanfaatan teknologi digital yang marak digunakan ber-dakwah, menurutnya lebih bisa mendekat kepada para millennial. “Bagaimana dakwah kita itu menjadi dakwah millennial. Jangan sampai kita kalah dengan hal-hal yang negatif,” tuturnya.

Prof. Candra memberikan contoh, ketika seseorang mempublikasikan sebuah konten di YouTube, misalnya, hal itu bisa jadi akan mengganggu mental para penontonnya. “Nah, ini kita harus mampu mengisi (konten) dengan cara yang baik, jangan sampai kalah sehingga antara yang negatif dan positif itu terus berimbang,” tuturnya.

Pada akhir sambutan  Prof Candra mendorong warga LDII agar dalam menggunakan teknologi digital lebih bijaksana, sehingga membawa kepada tujuan pembinaan SDM Profesional dan Religius.

Sementara Ketua DPD LDII Balikpapan H. Herry Fathamsyah mendorong warga LDII untuk siap berinovasi dan berkontribusi menyambut proyek besar pembangunan Ibu Kota Nusantara. Ia menilai, peningkatan pertumbuhan ekonomi disebabkan ada dua proyek besar, yakni Pembangunan IKN dan Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan. RDMP sendiri merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Kilang Pertamina di Balikpapan.

“Kita sebagai warga LDII harus melakukan inovasi di seluruh bidang sehingga kontribusi terhadap bangsa ini terwujud,” ajaknya.

Herry mengingatkan peran LDII beserta warga pada masa pandemi covid-19 melalui program vaksinasi massal. “Alhamdulillah, kerja sama dengan Polda Kaltim beberapa kali kami lakukan untuk menggelar vaksinasi Covid-19,” tutur H. Herry. 

Menurutnya, hal tersebut menjadi salah satu kontribusi LDII Balikpapan di bidang kesehatan yang berdampak luas. Sedikit demi sedikit hasilnya dapat dirasakan secara positif.


WALIKOTA BERI DUKUNGAN PELAKSANAAN MUSDA

Sementara itu, Wali Kota Rahmad Mas’ud yang diwakili Kepala Kesejahteraan Budi Mulyatno, S.E menyambut baik dan mendukung diselenggarakannya Musyawarah Daerah. “Disertai harapan menghasilkan kepengurusan baru yang semakin memantapkan kiprah LDII di Kota Balikpapan, khususnya memberikan manfaat kepada masyarakat luas,” tutur Budi Mulyatno.

Wali Kota berharap kepada seluruh organisasi keagamaan di Balikpapan dapat bersinergi dalam membangun kesalehan sosial. Sebab, lanjutnya, semua organisasi keagamaan memiliki kesamaan tujuan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.

Pembangunan di Balikpapan, menurut Wali Kota bukan saja berpusat pada pembangunan fisik semata, melainkan pembangunan manusia terutama aspek akhlak dan moral melalu media dakwah.

Selain dihadiri Kepala Kesejahteraan Kota Balikpapan Budi Mulyatno, S.E mewakili Wali Kota Rahmad Mas’ud yang sedang berada di Jakarta. Hadir pula H. Andi Arif Agung, Ketua Fraksi Golkar mewakili Ketua DPRD H. Abdullah, S.Sos. AKP Upoyo mewakili Kapolresta, Kasi Intelijen Ali Mustofa, S.H mewakili Kepala Kejaksaan Negeri, Drs. Abdul Hamid mewakili Kepala Kantor Kemenag Balikpapan Johan Marpaung, Kepala Kesbangpol yang diwakili Sekretaris Sugianto serta Ketua Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia Kota Balikpapan Tang Hendri Tatang. (SA/LINES)