Pidato Presiden Jokowi di HUT TNI Tahun 2022

Pidato Presiden Jokowi di HUT TNI Tahun 2022


Hadirin sekalian yang berbahagia.

Pertama-tama, atas nama rakyat, bangsa dan negara saya menyampaikan Selamat Hari Ulang tahun ke-77 kepada Tentara Nasional Indonesia di manapun Saudara-Saudara berada dan bertugas. Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar TNI yang terus menjaga kedaulatan bangsa, menjaga NKRI berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta melindungi seluruh tumpah darah Indonesia.


Bapak Ibu yang saya hormati,

Saat ini situasi dunia sedang menghadapi tantangan yang sangat berat, sangat berat. Setelah pandemi COVID-19 mereda, dunia saat ini diterpa krisis pangan, krisis energi dan krisis finansial. Perang Rusia-Ukraina juga semakin memperparah keadaan. Situasi  ekonomi dunia dipenuhi dengan ketidakpastian dan geopolitik dunia yang semakin memanas.


Dalam menghadapi situasi itu, kita, bangsa Indonesia harus terus hati-hati dan waspada. Perkokoh persatuan dan kesatuan nasional, perkokoh perdamaian dan gotong royong, saling bahu membahu, kompak agar Indonesia bisa menghadapi krisis dunia yang sangat berat ini. Sebagaimana telah dibuktikan dalam sejarah perjalanan Indonesia, TNI selalu berada di garda terdepan dalam menghadapi setiap tantangan-tantangan yang ada, terutama dalam menghadapi berbagai krisis yang kita hadapi.


Bapak-Ibu yang saya hormati,

Tanggung jawab kita bukan hanya menangani krisis di dalam negeri kita sendiri. Kita juga diberi kepercayaan untuk memberikan kontribusi kepada dunia. Tahun ini di masa-masa sulit sekarang Indonesia memegang Presidensi G20. Indonesia juga dipercaya sebagai anggota Champion Group of the Global Crisis Response dan tahun depan Indonesia akan menjadi Ketua ASEAN. Kita harus mampu menunjukkan pada dunia bahwa kepemimpinan Indonesia di G20 bisa menghasilkan aksi dan solusi yang konkret, agar krisis dunia tidak berlanjut dan membangun dunia yang lebih mampu menghadapi tantangan-tantangan ke depan.


Saya minta kepada jajaran TNI dan jajaran Polri untuk bersinergi menyukseskan berbagai agenda nasional ini. Dukung agenda-agenda nasional dalam penanganan krisis pangan, krisis energi dan krisis finansial. Bantu kemandirian pangan, pengendalian inflasi, jaga pertahanan dan keamanan agar masyarakat bisa berkarya optimal dalam berbagai macam tantangan-tantangan yang ada.


Hadirin yang saya hormati,

Di tengah tantangan bangsa yang sangat kompleks, saya minta TNI tetap harus meningkatkan profesionalitasnya. TNI harus terus secara bertahap melanjutkan pemenuhan Minimum Essential Force. Pembangunan kekuatan perlu terus selaras dengan pembangunan nasional dan program bela negara perlu dilanjutkan sesuai prinsip-prinsip demokrasi untuk mempertahankan kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara sesuai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.


Pemerintah, masyarakat, bangsa, dan negara menaruh harapan besar terhadap kontribusi TNI. Teruslah memegang teguh jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional. Jadilah garda terdepan dalam menghadapi setiap ancaman, setiap tantangan, setiap hambatan dan gangguan. Bersikap dan bertindaklah secara profesional sesuai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Peliharalah kemanunggalan TNI dengan rakyat, karena bersama rakyat TNI akan kuat. Terakhir, ingatlah selalu sifat-sifat prajurit. Prajurit itu pantang menyerah, selalu tabah, selalu loyal, selalu tulus dan selalu rela berkorban untuk kejayaan dan kemajuan rakyat Indonesia dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Demikian amanat saya. Selamat bekerja dan mengabdi untuk nusa dan bangsa. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu bersama kita semuanya.

Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia. Bersatu, berjuang, kita pasti menang.  Terima kasih.


Sumber : https://setkab.go.id/

0 Komentar