World Cleanup Day 2022, LDII Balikpapan Gerakkan Warga Bersihkan Sampah di Lingkungan Sekitar

 

World Cleanup Day 2022, LDII Balikpapan Gerakkan Warga Bersihkan Sampah di Lingkungan Sekitar

BALIKPAPAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kota Balikpapan menggelar bersih-bersih sampah di lingkungan sekitar. Kegiatan yang didukung Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kota Balikpapan bersama warga, siswa-siswi, dan santri ini digelar di lingkungan sekitar Pondok Pesantren Bairuha, Sabtu (24/9).

Kegiatan ini dalam rangka menyambut World Cleanup Day Indonesia 2022, sesuai dengan surat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, Bahan Berbahaya dan Beracun tanggal 22 Agustus 2022 yang ditujukan kepada Gubernur dan Wali Kota/Bupati di seluruh Indonesia tentang Dukungan Pelaksanaan Kegiatan WCD Indonesia 2022.

Dukungan bersih-bersih dilaksanakan tanggal 10-25 September 2022 berupa aksi Cleanup dan Pilah Sampah di lingkungan masing-masing, dengan tema Kami 13 Juta Menuju Indonesia Bersih dan Bebas Sampah.

Surat dukungan tersebut juga mendapat perhatian DPP LDII. Sebagaimana pada kegiatan di tahun-tahun sebelumnya, DPP LDII menerbitkan surat berisi instruksi kepada DPW, DPD, PC hingga PAC di seluruh Indonesia agar melaksanakan kegiatan bersih-bersih dengan melibatkan Ponpes maupun Sekolah di lingkungan masing-masing.

Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso beberapa waktu yang lalu mengatakan bahwa penyelesaian sampah harus dimulai dari hulu yakni rumah tangga. WCDI 2022 menjadi momentum LDII untuk mengedukasi warganya, memilah sampah untuk mengatasi persoalan lingkungan global.

“Alhamdulillah. Dengan ini Kami juga bersinergi dengan beberapa instrumen di Kota Balikpapan, yaitu Ponpes Bairuha, SMP dan SMA IT Tri Sukses Generus, Senkom, dan Penggerak Pembina Generus (PPG), pagi hari ini telah dibuka langsung oleh DLH dan Bapak Camat yang ada di sini,” tutur H. Herry Fathamsyah, Ketua DPD LDII Kota Balikpapan.


World Cleanup Day 2022, LDII Balikpapan Gerakkan Warga Bersihkan Sampah di Lingkungan Sekitar


Pada pelaksanaan tahun ini, lanjut H Herry, dirinya bersyukur berhasil mengumpulkan para relawan pemilah sampah di lingkungan sekitar Ponpes Bairuha. “Nantinya sampah tersebut menjadi bagian dari target 13 juta sampah yang dikumpulkan di seluruh Indonesia,” ungkap H. Herry.

Ketua Yayasan Tri Sukses Generus H. Munawar menambahkan, area yang dibersihkan meliputi sekitar Ponpes Bairuha Jalan Guntur Damai, kemudian masuk di sekitar Apartemen Green Valley dan Lingkungan RT 38 Kelurahan Gunung Sari Ulu Kecamatan Balikpapan Tengah.

Menurut H. Munawar, pelibatan anak-anak sekolah dan santri dalam kegiatan bersih-bersih menjadi momentum untuk mendorong anak-anak agar cinta kebersihan dan lingkungan. “Jadi generasi muda ini kita didik, kita arahkan untuk terbiasa dengan cinta lingkungan dan cinta kebersihan,” tuturnya.

Selain dari lingkungan sekolah, H. Munawar juga mengajak masyarakat di sekitar sekolah untuk berpartisipasi dengan memilah sampah organik dan non-organik seperti kaleng, botol, plastik, kaca atau bahan yang sulit mengalami degradasi secara alami sehingga perlu didaur ulang.

Sementara itu, Arrizal Rahman selaku perwakilan dari DLH mengingatkan kepada masyarakat bahwa permasalahan sampah di Kota Balikpapan semakin lama membutuhkan perhatian lebih serius secara bersama-sama.

“Jadi tujuannya, kita diminta untuk memilah sampah dari sumbernya. Kalau Bapak Ibu Adik-adik tidak peduli pada sampah, TPA (Tempat Pembuangan Akhir) kita tahun 2026 akan penuh. Jadi kita berharap bisa memilah sampah dari rumah,” tutur Arrizal mengingatkan.

Pada kegiatan bersih-bersih ini, DLH memberikan dukungan dengan menyediakan tiga mobil pengangkut sampah beserta petugas pengangkut sampah. Sampah yang berhasil dikumpulkan langsung diangkut menuju TPA Manggar Balikpapan Timur.

Di tengah guyuran hujan, warga bersama siswa-siswi dan santri berhasil mengumpulkan sampah yang telah dipilah. Dalam waktu lebih kurang dua jam, DLH berhasil menimbang sampah yang terkumpul sebanyak 566 kg sampah non-organik dan 62 kg sampah organik

Pemerintah Kota Balikpapan melalui Camat Balikpapan Tengah Edy Gunawan mengapresiasi kegiatan bersih-bersih yang digagas LDII bersama DLH. “Jadi sekalian keliling, sehat, mengenal lingkungan, tapi juga bersih-bersih bukan hanya di lingkungan pondok pesantren saja, tapi bahkan di lingkungan luarnya. Ini bisa memberi contoh kepada yang lain,” tutur Edy Gunawan.

Edy Gunawan memperkenalkan para Pemuda Balikpapan berprestasi yang berhasil membuat aplikasi Ciro Waste ‘Ciroes’. Aplikasi berbasis Android dan Apple ini untuk mempermudah masyarakat membuang sampah non-organik seperti plastik, kaleng, kardus, dan lainnya. Sampah akan dijemput petugas di Wilayah Balikpapan Tengah untuk dikelola Bank Sampah.

Dikatakan, aplikasi Ciro Waste telah berhasil meraih posisi tiga terbaik dan mendapatkan pendanaan senilai Rp 100 juta oleh Menteri BUMN Erick Thohir pada acara Indonesia Digital Tribe, 31 Maret 2022 yang lalu di Jakarta.

Perwakilan Ciro Waste Dewi Sandra mengatakan senang dengan antusias warga maupun siswa dan santri dalam kegiatan bersih-bersih. “Anak-anak muda lebih semangat lagi dalam memilah dan mengumpulkan sampah agar tidak ada permasalahan lagi bagi kita semua,” tutupnya. (SA/LINES)

0 Komentar