HUT Ke-473 Kudus, LDII Laksanakan Festival Anak Sholih 2022

HUT Ke-473 Kudus, LDII Laksanakan Festival Anak Sholih 2022


Kudus. DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia ( LDII ) Kabupaten Kudus melaksanakan Festival Anak Sholih pada Minggu (25/09/2022) dengan tema  Melalui Festival  Anak Sholih Mencetak Generus Kudus Berdaya Guna yg Berilmu, Berakhlakul Karimah, dan  Mandiri.

Ketua Panitia Festival Anak Sholih 2022, Royan Hanung Anindito mengatakan, kegiatan FAS ini bertujuan untuk mengembangkan ESQ di samping IQ itu sendiri  pada  usia anak TK, SD, SMP, SMA dan Mahasiswa. Adapun kegiatan FAS tersebut terdiri dari lomba yel-yel,  bacaan tilawati dan Alquran , hafalan ayat suci Al-Quran , doa-doa, praktik salat, lomba cerdas cermat, pildacil, dan adzan.

"Untuk peserta usia SMA dan Mahasiswa dilaksanakan lomba bazar.  Sehingga para peserta akan diasah pengetahuan, ketrampilan dan aspek sikapnya dan sosialnya agar bisa dikembangkan," katanya ditemui disela-sela acara.

Apalagi menurutnya, dalam lomba bazar ini akan diminta untuk menjelaskan bahan yang diperlukan, proses pembuatan, bagaimana kerja sama dikembangkan, dan masalah yang dihadapi, cara mengatasi serta cara melayani pengunjung, keramahtamahan, dan komunikasi.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Kudus Muhammad As'ad melaporkan, sudah dua tahun kegiatan Festival Anak Sholih sempat berhenti karena adanya pandemi. Namun di tahun 2022 ini pelaksanaan FAS tersebut bertepatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Kudus ke 473.

"Program pembinaan generus LDII diharapkan bisa mencapai tri sukses pembinaan generus yaitu Berilmu, berakhlakul karimah dan mandiri.  Oleh karena itu tujuan kegiatan ini  dapat menggali dan mengembangkan kemampuan tri sukses itu," imbuhnya.

Ia berpendapat kegiatan ini selaras dengan ajaran Sunan Kudus yakni Gusjigang. Akhlaknya Bagus, pintar ngaji dan pintar berdagang. 

Berkenan hadir dan memberikan sambutan Kepala Kantor Kementerian Agama Kudus yang diwakili oleh Kasubbag Tata Usaha Kantor Kemenag H. Soni Wardhana, S.Ag, M.Pd mengatakan bahwa Menteri Agama Republik Indonesia mencanangkan di tahun 2022 adalah tahun toleransi.

Bertoleransi intern sesama umat beragama, saling menghormati diantara kita. Semua organisasi Islam adalah saudara kita. Kerukunan umat beragama di Indonesia menjadi lebih baik.

"Saya apresiasi Program LDII dalam pembinaan penerus, tentunya akan juga sangat bagus dampaknya apabila dapat tri sukses itu sehingga mewujudkan Indonesia maju, damai, dan berkarakter berasaskan pancasila dan UUD 1945 menjadi keniscayaan, " ujar Soni seraya membuka acara FAS LDII Kudus tahun 2022 dengan bacaan Ummul kitab.


0 Komentar