Pengurus PC LDII Kapanewon Ngaglik Dikukuhkan, Dadang Sudaryanto Paparkan Progran Kerja

ldii kapanewon,ldii ngaglik


NGAGLIK, LDII. Dadang Sudaryanto resmi dikukuhkan sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kapanewon Ngaglik masa bakti 2022-2027, pada Minggu (17/7/2022) pagi. Ia dikukuhkan bersama para Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII dari Kalurahan Donoharjo, Sariharjo, Sardonoharjo, Sukoharjo, dan Sinduharjo. 

Pengukuhan berlangsung secara tatap muka di pendopo kantor Panewu Ngaglik Jalan Kaliurang Km 9,8. “Saya berharap internal kepengurusan bisa solid. Kami siap melanjutkan kontribusi LDII di Kapanewon Ngaglik,” kata Dadang. Jajaran pengurus baru PC LDII Ngaglik telah menyiapkan berbagai program kerja, mulai dari dakwah Islam, hubungan antar lembaga, pemberdayaan pemuda, bidang kesehatan, hingga kewirausahaan.

“Di bidang kesehatan, Panewu Ngaglik menginginkan vaksin ‘booster’ Covid-19 masih terus dijalankan. Saat bertemu, Panewu berharap warga LDII bisa menyukseskan program tersebut,” ujarnya. Dalam paparannya, ia menyebut LDII juga terus meningkatkan perannya dalam membina dan meningkatkan kerukunan antar sesama umat beragama. “LDII memiliki peran dalam meningkatkan hubungan kerja sama antar lembaga secara vertikal dan horizontal guna membangun masyarakat yang maju, adil, dan sejahtera sesuai prinsip-prinsip dakwah LDII,” tegasnya.


Senada dengan Dadang, Ketua DPD LDII Kabupaten Sleman meminta pengurus PC dan PAC menyusun program yang mendukung pemerintah. Sebagai lembaga dakwah, LDII supaya memberi aura positif dan memberikan kontribusi riil kepada masyarakat. “Ini momentum untuk mulai bekerja. 

Tidak hanya dakwah dalam hal agama saja, namun juga dakwah dalam hal lain, di antaranya melalui berbagai kegiatan, pemberdayaan masyakarat, pengembangan ekonomi keluarga, dan lainnya,” jelas Suwarjo, S.IP., M.Si. Suwarjo, lebih lanjut menjelaskan bahwa program kerja yang telah dibuat oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) diterjemahkan di tingkat provinsi hingga kalurahan. “Semua program senada dan senafas hingga tingkat bawah. Selain itu, program perlu didesain sesuai kearifan lokal setempat. Ini penting,” imbuhnya.


0 Komentar