Hadiri Silaturahim Idul Fitri LDII Bandung, Bupati Dadang Supriatna Minta Sukseskan Visi Misi Bedas

ldii cinunuk,ldii bandung,ldii jabar


CINUNUK. LDII JABAR. Bupati Bandung Dadang Supriatna hadiri kegiatan silaturahim Idulfitri 1443 H yang digelar DPD Lembaga Dawah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Bandung, di Aula Yayasan Bina Insan Baitul Manshurin Kampung Cijambe, Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Sabtu (21/5/2.022).

Silaturahim Idulfitri DPD LDII Kabupaten Bandung yang dihadiri Dadang Supriatna, orang nomor 1 di Kabupaten Bandung ini, dihadiri pula oleh pengurus LDII Kabupaten Bandung, LDII tingkat kecamatan, LDII tingkat desa, Camat Cileunyi Faisal Sulaeman, Kapolsek Cileunyi Kompol Wahyo, Danramil Cileunyi Kapten (Inf) Mamat Raidin dan Kades Cinunuk Edi Juarsa.

Dr. H. Agus Muharam M.M, Ketua DPD LDII Kabupaten Bandung dalam sambutannya pada silaturahim Idulfitri tersebut mengatakan, pihaknya dari LDII sangat berharap dan mendoakan,

"Selain berharap dan kita doakan sehat, amanah dan istiqomah, dalam memimpin Kabupaten Bandung saat ini, Pak Dadang Supriatna tak menemui permasalahan berat," kata Agus Muharam.

Menurut Agus, keberadaan LDII di Kabupaten Bandung siap mendukung penuh visi dan misi Bupati Bandung (Kab. Bandung) "Bedas" (Bangkit Edukatif Dinamis Agamis Sejahtera).

"LDII ingin berkontribusi di Kabupaten Bandung dari berbagai sisi, terutama pendidikan. LDII siap "ngabedaskeun" Kabupaten Bandung,"ungkap Agus.

Sementara itu, Dadang Supriatna dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan serta support dari LDII ini demi masa depan kemajuan Kabupapaten Bandung dengan misi dan misinya "bedas" ini.


ldii cinunuk,ldii bandung,ldii jabar


"Terima kasih atas support dari LDII untuk kemajuan pembangunan di Kabupaten Bandung, terutama untuk memajukan pendidikan, selain kesehatan yang telah jadi program unggulan bedas. Mari kita sama-sama berupaya dan ikhtiar mensukseskan misi visi bedas demi kemajuan pembangunan di Kabupaten Bandung,"kata Kang DS sapaan Dadang Supriatna ini.

Kepada wartawan usai kegiatan, Kang DS mengatakan, untuk memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Bandung, akan dibangun 22 SMP dan 18 SMA negeri baru di di sejumlah kecamatan. Termasuk kata Kang DS, akan dibangun pula 5 rumah sakit baru.

"Sisi kesehatan merupakan hak-hak dasar masyarakat, pemerintah wajib menyediakan fasilitasnya. Insya Allah 5 rumah sakit baru akan segera dibangun di Kabupaten Bandung.

Terkait guru ngaji di Kabupaten Bandung kata Kang DS telah diperhatikan penuh dengan pemberian insentif, termasuk kenaikan 100 persen insentif para ketua RT dan RW di Kabupaten Bandung.

"Insentif telah diberikan kepada guru ngaji Rp 350 perbulan yang ditransfer langsung. Selain itu, guru ngaji pun diikutsertakan dalam BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan. Jika guru ngaji meninggal akan mendapat jaminan kematian Rp 42 juta. Begitu pula para Ketua RT/RW diikutsertakan dalam BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan," tutup Kang DS. (KIM).

0 Komentar